Otoinfo – Memasuki tahun 2024, Samsung mengumumkan hasil keuangan kuartal keempat tahun 2023, mengungkapkan penurunan pemasukan yang mengkhawatirkan.
Situasinya tidak jauh berbeda dengan Apple, yang juga merasakan penurunan dalam pendapatannya pada tahun lalu.
Pertama-tama, total penjualan Merek ini mengalami penurunan untuk dua tahun berturut-turut, menunjukkan penurunan sebesar 14 persen.
Laba operasional sepanjang tahun 2023 hanya mencapai sekitar 5 miliar dolar AS, nyaris tujuh kali lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu 2022.
Meski angka ini terbilang kecil, Samsung melaporkan peningkatan pendapatan dan laba di kuartal keempat tahun 2023 jika dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya.
Peningkatan ini dapat diatribusikan pada kinerja yang lebih baik, kenaikan harga memori, dan peningkatan penjualan produk premium.
Samsung berkomitmen untuk meningkatkan profitabilitas dengan fokus pada penjualan produk bernilai tambah tinggi. Hal ini juga didukung oleh kehadiran AI generatif bersama Galaxy S24 Series.
Meskipun Samsung dan Apple mengalami penurunan penjualan perangkat di tahun 2023, keduanya berupaya memulihkan kinerja mereka di pasaran.
Samsung berusaha meningkatkan penjualan produk bernilai tinggi, sementara Apple dapat menghadapi penurunan penjualan di tahun 2024 jika tidak membawa inovasi baru terkait dengan kecerdasan buatan (AI).
Situasi ini menunjukkan adanya tantangan serius bagi dua raksasa teknologi ini, dan masyarakat pun penasaran apakah keduanya mampu pulih dan kembali unggul dalam hal pendapatan. Otoinfo.
