Otoinfo.id – KTM sedang menghadapi tantangan besar dalam upaya restrukturisasi perusahaan, yang berimbas langsung pada ajang balap yang mereka ikuti, termasuk MotoGP.
Dalam upaya untuk menyelesaikan masalah keuangan yang mencakup utang sebesar 2,9 miliar euro (sekitar Rp 48 triliun), KTM terpaksa melakukan langkah drastis, yang mencakup pengurangan jumlah rider yang terlibat dalam berbagai kategori balap.
KTM, yang dikenal aktif di MotoGP, MX GP, dan Reli Dakar, harus menghadapi kenyataan bahwa partisipasi mereka di MotoGP mulai dipertanyakan. Menurut laporan terbaru dari media Austria Der Standard, KTM kemungkinan akan keluar dari ajang balap MotoGP pada tahun 2026, yang juga menjadi tahun terakhir dari kesepakatan mereka dengan Dorna Sports.
Pit Beirer, Direktur Motorsport KTM, menjelaskan bahwa salah satu langkah penting dalam restrukturisasi adalah pengurangan jumlah pebalap sebanyak 12 orang. Keputusan ini tidak hanya berdampak pada tim balap, tetapi juga menyebabkan hilangnya banyak pekerjaan lain yang terkait dengan operasi balap mereka. Sebagai contoh, tim yang dibubarkan akan menyebabkan pengurangan dalam jumlah truk, kendaraan, dan material yang diperlukan untuk kejuaraan.
Beirer juga menegaskan bahwa KTM tetap fokus untuk mengembangkan sepeda motor yang lebih kompetitif, terutama di dunia olahraga off-road. Mereka berharap dengan memusatkan perhatian pada produk dan pengembangan sepeda motor, mereka dapat tetap mempertahankan keberhasilan mereka, yang tercermin dari 13 gelar juara dunia yang mereka raih tahun ini.
Selain pengurangan rider dan tim, KTM juga melakukan penghematan besar dalam anggaran operasional, bahkan dengan mengubah kamar dari single menjadi double sebagai salah satu langkah penghematan biaya. Semua langkah ini diambil dengan tujuan untuk mengurangi beban finansial perusahaan dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih stabil.
Rencana restrukturisasi ini juga melibatkan pembicaraan dengan manajemen juara dunia Formula 1, Lewis Hamilton, yang dikabarkan tertarik untuk berinvestasi dalam MotoGP. Para investor diharapkan dapat mengajukan penawaran mereka hingga minggu ketiga bulan Januari 2025, sebelum keputusan final mengenai restrukturisasi ini akan diambil pada akhir Februari 2025.
Dengan langkah-langkah yang diambil saat ini, KTM berusaha agar perusahaan tetap bertahan dan lebih menarik bagi investor serta mitra baru. Meskipun tantangan besar ada di depan mata, fokus mereka tetap pada inovasi dan pengembangan produk yang akan terus mendominasi pasar motor dan dunia balap.






