Otoinfo.id – Pecco Bagnaia tampaknya mulai kembali ke jalur yang tepat. Pembalap Ducati sekaligus juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu tampil meyakinkan sejak hari pertama di Red Bull Ring, Austria, salah satu trek favoritnya.
Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Bagnaia langsung menempel di papan atas dengan catatan waktu 1:29,686, hanya terpaut 0,3 detik dari Marc Marquez yang menjadi pembalap tercepat. Sore harinya, performanya makin konsisten. Ia mencatatkan 1:28,385 dan finis di posisi tiga, hanya kalah dari Pedro Acosta dan Marquez, sekaligus mengungguli rivalnya dalam perebutan posisi kedua klasemen, Alex Marquez.
“Ini hari yang positif. Untuk pertama kalinya saya bisa benar-benar menekan keras saat pengereman dan merasakan sensasi normal dengan motor saya,” ujar Bagnaia usai sesi latihan.
Faktor Kunci: Ban Bekas dan Adaptasi GP25
Bagnaia menilai salah satu faktor penting kebangkitannya kali ini adalah kemampuan Ducati GP25 beradaptasi dengan ban bekas. Menurutnya, hasil ini tak lepas dari kerja keras selama libur musim panas.
“Mungkin pekerjaan yang kami lakukan selama jeda musim panas memberi hasil nyata. Saya bisa lebih nyaman mengendalikan motor dengan ban bekas, bahkan kecepatannya mirip dengan tahun lalu, malah sedikit lebih baik,” jelasnya.
Namun, ia juga mengakui masih ada kendala. Pada sesi time attack kedua, Bagnaia tidak bisa memaksimalkan ban lunak barunya. Ia merasa grip motor sedikit terbatas sehingga tidak bisa mengerem maksimal. Meski begitu, hasilnya tetap cukup baik untuk menjaga posisinya di barisan depan.
Tantangan Utama: Sprint Race Masih Jadi PR
Meski Jumat berjalan sempurna, Bagnaia sadar tantangan sebenarnya ada di Sprint Race pada Sabtu. Sprint selalu menjadi titik lemah bagi pembalap Italia ini sepanjang musim.
“Besok akan sulit. Sprint adalah bagian yang paling membuat saya menderita tahun ini. Tapi saya senang karena manajemen kecepatan dan grip ban sudah membaik. Kita lihat saja hasilnya,” tegas Bagnaia.
Baca Juga: Jam Tayang MotoGP Austria 2025 Malam Ini Live Trans7 Gratis: Marquez Gaspol Raih Kemenangan?
Stoner Soroti Bagnaia dan Marquez di Ducati
Menariknya, legenda MotoGP Casey Stoner hadir di Red Bull Ring dan memberikan pandangannya. Ia menyebut Bagnaia beruntung bisa menjadi rekan satu tim Marc Marquez, karena itu akan membantunya belajar banyak.
Bagnaia pun menanggapi dengan rendah hati. “Sejak awal saya selalu bilang, dengan hadirnya Marc, saya hanya bisa belajar. Itu hal yang positif buat saya,” katanya.
Stoner juga menilai Bagnaia biasanya tampil lebih kuat setelah liburan musim panas. Namun, sang juara bertahan menegaskan tahun ini berbeda. Ia ingin membangun kepercayaan diri secara bertahap.
Baca Juga: Jadwal Live MotoGP Austria 2025: Marquez Incar Poin Sempurna di Red Bull Ring Malam Ini
“Biasanya saya lebih baik di paruh kedua musim. Tapi sekarang saya tidak mau terburu-buru. Saya hanya ingin melanjutkan kerja seperti hari ini dan kembali tampil kuat,” tutupnya.
Pecco Bagnaia akhirnya menemukan kembali ritme balap yang lama ia cari. Dengan motor GP25 yang mulai terasa nyaman di bawah kendalinya, sinyal kebangkitan jelas terlihat. Kini semua mata tertuju pada Sprint Race Austria apakah Bagnaia bisa membalikkan keadaan atau justru kembali terjebak dalam masalah klasiknya?
