Otoinfo.id – Fabio Quartararo Bangkit di MotoGP setelah penantian panjang selama 560 hari. Di Sirkuit Jerez, Spanyol, pembalap Yamaha Factory Racing itu tampil luar biasa dan berhasil finis di posisi kedua, dalam balapan utama yang penuh kejutan dan drama.
Fabio Quartararo bangkit di motoGP dan lebih menarik lagi, ini adalah podium pertamanya sejak GP Indonesia 2023 dan pole position pertamanya bersama Yamaha sejak GP Indonesia 2022 mengakhiri paceklik lebih dari 1.100 hari. Jerez pun menjadi saksi kembalinya sang juara dunia MotoGP 2021 ke barisan terdepan.
Start Sempurna, Tahan Gempuran Para Juara
Di awal balapan, Quartararo langsung melesat memimpin, menyalip Francesco Bagnaia dan Marc Marquez yang saling sikut di belakangnya. Namun sayang, Marquez mengalami kecelakaan setelah beberapa lap, memberi celah kepada Quartararo untuk mempertahankan posisi terdepan.
Baca Juga: Marquez Tak Dapat Bendera Peringatan Meski Motornya Rusak Parah di Jerez
Sayangnya, di lap ke-11, Alex Marquez berhasil menyalipnya dengan kecepatan yang tak bisa ditandingi. Meski begitu, Quartararo tetap mampu menjaga posisi kedua dari kejaran Bagnaia hingga garis finis.
Tak Menyangka Bisa Podium: “Ini Lebih dari Sekadar Kemenangan”
Usai balapan, Quartararo mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya dalam wawancara bersama DAZN.
“Lebih dari sekadar podium, ini adalah akhir pekan yang luar biasa. Pole position, lalu bisa memimpin di balapan utama. Saya sangat senang, bukan hanya untuk saya, tapi juga keluarga dan tim yang telah bekerja sangat keras,” ujarnya.
Quartararo mengaku telah memberikan segalanya di lintasan dan tak memiliki margin keunggulan sama sekali atas lawan-lawannya.
“Saya 100 persen menggeber motor hari ini. Alex Marquez punya sedikit kecepatan lebih, dan saya senang untuknya. Kita terlalu sering membicarakan Marc, tapi Alex benar-benar melesat tahun ini,” tambahnya.
Tak Ingin Berandai-Andai di Le Mans
Meski hasil di Jerez sangat memuaskan, Quartararo enggan larut dalam ekspektasi tinggi untuk seri selanjutnya di Le Mans, Prancis — yang notabene balapan kandangnya.
Baca Juga: Brad Binder Puas dengan Hasil di MotoGP Spanyol 2025, Fokus Perbaiki Kecepatan
“Saya akan datang ke Le Mans tanpa ekspektasi apa pun. Target utamanya hanya masuk ke Q2. Kalau tak ada peningkatan signifikan di motor, sulit bicara podium lagi. Tapi saya makin memahami batas motornya,” jelas pembalap asal Nice itu.
Podium Ini yang Terbaik Sepanjang Karier Saya
Saat ditanya apakah posisi kedua ini adalah hasil terbaik sepanjang kariernya, Quartararo menjawab mantap:
“Tentu saja. Ini adalah momen spesial, mungkin yang paling memuaskan dalam hidup saya sebagai pembalap.”
Kembalinya Quartararo ke podium jelas menjadi sinyal positif bagi Yamaha dan para pendukungnya. Kini, semua mata tertuju ke Le Mans akankah sang juara dunia 2021 kembali mengejutkan?
