Otoinfo – Suzuki Jimny 5-door telah muncul dengan dimensi yang lebih besar, menawarkan ruang yang lebih luas daripada saudaranya yang lebih pendek, versi 3 pintu. Namun, pertanyaannya adalah, apakah penambahan panjang ini mempengaruhi handlingnya? Sebelumnya, kami belum melakukan uji coba secara mendalam pada SUV klasik ini, namun, dengan pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar dalam desain kendaraan, kami dapat merumuskan beberapa asumsi mengenai perbedaan potensial dalam pengalaman berkendara.
Dari segi spesifikasi mendasar, tidak ada perubahan yang signifikan, baik itu pada mesin, drivetrain, maupun sistem suspensi. Namun, pengamatan pada model lain, seperti Jeep Wrangler dengan opsi long wheelbase, menunjukkan bahwa model dengan wheelbase yang lebih panjang cenderung memiliki suspensi yang lebih lembut.
Menurut Dadi Tiasono dari Jeep Craft Unlimited (JCU), penambahan panjang wheelbase pada Suzuki Jimny 5-door seharusnya membuatnya lebih stabil dan nyaman dalam handling. Meskipun versi short wheelbase mungkin lebih lincah, penambahan panjang ini seharusnya mengkoreksi bantingan dan kestabilan mobil secara keseluruhan. Namun, perlu diingat bahwa versi short wheelbase tetap memiliki keunggulan dalam kecepatan dan manuverabilitas.
Suzuki Jimny, baik versi 5-door maupun 3-door, dilengkapi dengan sistem 4×4 All Grip Pro yang canggih untuk medan berat. Meskipun demikian, perbedaan antara keduanya terletak pada sudut kemiringan maksimum saat melewati gundukan, dimana versi 5-door memiliki sudut yang lebih kecil. Hal ini menunjukkan bahwa versi lima pintu mungkin memiliki potensi lebih besar untuk ‘nyangkut’ pada medan yang ekstrem.
Suzuki Jimny mengadopsi sistem gardan rigid pada semua kaki-kakinya, memberikan kekokohan dan keandalan yang diperlukan untuk penggunaan off-road yang intensif. Selain itu, suspensi per keong pada keempat titiknya, yang dikombinasikan dengan sistem 3-links, memberikan konstruksi kaki-kaki yang handal dan mudah perawatannya.
Mesin yang digunakan adalah 1.5 liter K15B yang teruji, memberikan tenaga yang cukup untuk menangani bobot kendaraan yang lebih berat dari versi pendeknya. Meskipun versi long wheelbase memiliki rasio power-to-weight yang lebih rendah, namun ini tidak sepenuhnya mengorbankan performa secara keseluruhan. Otoinfo.
