Otoinfo.id – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan produksi Yamaha Nmax generasi lama, mengikuti peluncuran varian terbaru mereka, Nmax Turbo. Langkah ini diambil lebih dari sebulan setelah peluncuran Nmax Turbo, dengan fokus utama Yamaha saat ini adalah memenuhi permintaan terhadap model terbaru ini.
Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Public Relation PT YIMM, menjelaskan bahwa Yamaha kini hanya akan memproduksi Nmax Turbo dan menjual sisa stok Nmax lama yang ada di dealer. “Sudah tidak diproduksi (varian lama). Sekarang sebenarnya kita fokus pada Nmax baru dan kalau memang masih ada di dealer tinggal menghabiskan sisa stok saja,” ungkap Anton di Cirebon, Jawa Barat.
Respon terhadap Yamaha Nmax Turbo sendiri sangat positif dari konsumen Indonesia. Teknologi baru yang dibenamkan pada Nmax Turbo, yaitu Yamaha Electric CVT (YECVT), ternyata cepat diterima oleh pasar meskipun memerlukan sedikit edukasi. “Respon positif ini buat kita optimis. Biasanya produk baru butuh pengenalan yang lebih, apalagi ada teknologi barunya. Ini adopsinya cepat sekali,” tambah Anton.
Yamaha Nmax Turbo hadir dengan mesin Blue Core 155 VVA generasi terbaru yang mampu menghasilkan tenaga 15,1 dk pada 8.000 rpm dan torsi maksimal 14,2 Nm pada 6.500 rpm. Tenaga ini disalurkan ke roda belakang melalui teknologi YECVT, yang menggantikan peran roller dengan komponen elektrik untuk menggerakkan pulley primer.
Teknologi YECVT pada Nmax Turbo memungkinkan adanya dua mode berkendara: T-Mode dan S-Mode, serta fitur Y-Shift yang membantu akselerasi motor dalam tiga tahapan.
Untuk harga, Yamaha Nmax Turbo dibanderol mulai dari Rp32,7 juta untuk varian terendah, sementara varian termahalnya mencapai Rp45,2 juta. Perlu dicatat bahwa hanya varian Turbo yang dilengkapi dengan teknologi YECVT.
Dengan peluncuran Nmax Turbo ini, Yamaha berharap dapat memenuhi kebutuhan dan ekspektasi konsumen yang terus berkembang di pasar Indonesia.
