Otoinfo.id-Reynaldi Pradana akrab disapa Rere sukses memberi podium kedua pada race ke-2 kelas Expert. Begitu fakta yang terungkap di seri ke-2 OnePrix Championship yang berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, Jabar akhir pekan kemarin (3-4/8). Rere yang membela tim Yamaha Aditama Contras GDT KNPI Berau menjawab rasa penasaran Juniar Rizal selaku pemilik tim pada seri 1 lalu. Tepatnya pada race ke-1 dimana Rere sudah memimpin tapi gagal lantaran alami ban bocor. Nah!
Baca Juga : MotorPrix 2019 Seri 1 Kalimantan : Bersama Yamaha Aditama, Sulung Giwa Raih Poin Penuh di Race 1 Expert
Pun begitu, rasa penasaran tadi mulai terjawab dengan hasil yang diraih pada seri kali ini. Terlebih di race ke-2, Rere bersaing ketat dan saling overtake dengan Fitriansyah Kete (ART Yogya). Terlihat MX King yang dipacu Rere lebih powerfull dan konsisten dibarisan depan pada pertarungan 20 lap. Lantas apa yang jadi rahasia set-upnya? Arri Fristiawan akrab disa Kuro yang berkolaborasi dengan Widya Krida Laksana tenar dengan GDT Racing membeberkan.

Baca Juga : MotorPrix 2018 : Tahun Depan Reynaldi ‘Rere’ Pradana Bersama Yamaha Aditama , Bos Tim Ungkap Alasannya!
“Basicnya masih sama dengan seri sebelumnya, tapi kali ini coba riset dengan ram air. Top speed lumayan nambah yakni 4 Km/jam, meskipun di trek pendek macam Bukit Peusar susah juga,”kata Kuro yang memainkan perbandingan kompresi 12:1 itu. Yup, secara teoritis ram air memang bisa menambah top speed dan biasa digunakan di balap motor.Tujuannya agar udara dingin bisa langsung masuk dengan deras ke bagian intake. Otomatis asupan angin yang masuk ke box filter yang kemudian diteruskan ke ruang bakar jadi lebih banyak. “Pakai plastik elastis dengan ukuran diameter 2 inchi, diukur dengan GPS speed memang nambah,”kata Kuro seraya sebut set up final gir di 14/49 dan AFR (Air Fuel Ratio) 12,5:1.

Baca Juga : Motoprix 2018 Kalimantan : Catatan Spesial Yamaha Aditama, Tahun Pertama Langsung Juara!
Pastinya, teknologi ram air ini kembali akan dibuktikan pada seri ke-3 di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jatim pada September mendatang. Dibalik itu, catatan menarik lain yang tak boleh dilupakan adalah bahwa tim ini tururt disupport oleh KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Berau, Kaltim juga perusahaan advertising Contras. “Ketua KNPI Berau yakni Bapak Sakirman dan Yogi owner Conntras ikut mensupport tim kami,”tukas Akmal selaku manager tim. Mantap! Wawan
