Otoinfo.id – Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji, mengawali rangkaian Moto2 Mandalika 2026 dengan menempati posisi ke-16 pada sesi Free Practice 1 (FP1), Jumat (9/10/2026). Rider Idemitsu Honda Team Asia tersebut masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kecepatannya di hadapan pendukung sendiri.
Mario mencatatkan waktu terbaik 1 menit 33,604 detik di Pertamina Mandalika International Circuit. Hasil tersebut membuatnya terpaut 0,902 detik dari pembalap tercepat, Izan Guevara, yang memimpin sesi dengan catatan waktu 1 menit 32,702 detik.
Meski belum berhasil menembus 15 besar, Mario menunjukkan perkembangan catatan waktu sepanjang sesi latihan. Performa pada sesi berikutnya menjadi kesempatan penting bagi pembalap asal Magetan, Jawa Timur, tersebut untuk memangkas selisih waktu dan memperbaiki posisinya.
Hasil FP1 Moto2 Mandalika 2026: Mario Aji Tempati Posisi Ke-16
Mario mengawali FP1 dengan catatan waktu 1 menit 34,165 detik dan sempat berada di posisi ke-19. Persaingan ketat di kelas Moto2 membuat posisinya beberapa kali berubah selama sesi berlangsung.
Memasuki bagian akhir latihan, pembalap bernomor 64 itu mampu meningkatkan kecepatannya hingga mencatatkan waktu 1 menit 33,604 detik. Perbaikan tersebut membawanya naik ke posisi ke-16 pada akhir sesi.
Hasil ini menjadi modal awal bagi Mario untuk mengevaluasi performa motor dan mencari pengaturan yang lebih kompetitif. Mengingat persaingan waktu di Mandalika cukup rapat, peningkatan beberapa persepuluh detik berpotensi memberikan dampak terhadap posisi di klasemen sesi.
Izan Guevara Tercepat, Persaingan Barisan Depan Ketat
Sementara Mario berjuang memperbaiki posisinya, Izan Guevara tampil sebagai pembalap tercepat FP1 Moto2 Mandalika 2026. Pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 tersebut mencatatkan waktu 1 menit 32,702 detik.
Alex Escrig menempati posisi kedua dengan selisih hanya 0,049 detik. Sementara itu, Manuel Gonzalez melengkapi tiga besar setelah membukukan waktu 1 menit 32,830 detik, terpaut 0,128 detik dari Guevara.
Berikut tiga pembalap teratas pada FP1 Moto2 Mandalika 2026:
- Izan Guevara — 1:32,702
- Alex Escrig — +0,049 detik
- Manuel Gonzalez — +0,128 detik
Ketatnya persaingan di barisan depan memperlihatkan bahwa setiap peningkatan waktu lap dapat memengaruhi posisi pembalap. Situasi tersebut juga menjadi tantangan bagi Mario untuk menemukan ritme berkendara yang lebih konsisten.
Peluang Mario Aji Memperbaiki Performa di Sesi Berikutnya
Pangkas Selisih Waktu Jadi Fokus Utama
Tertinggal 0,902 detik dari pembalap tercepat membuat Mario masih perlu meningkatkan performanya untuk mendekati kelompok terdepan. Catatan waktu FP1 dapat menjadi bahan evaluasi untuk menemukan pengaturan motor yang sesuai dengan karakter lintasan Mandalika.
Namun, posisi ke-16 belum menentukan hasil akhir Mario sepanjang akhir pekan. Ia masih memiliki kesempatan memperbaiki catatan waktu pada sesi latihan berikutnya sebelum menghadapi tahapan kualifikasi.
Tampil di Kandang Sendiri Jadi Motivasi Tambahan
Moto2 Mandalika 2026 menjadi kesempatan penting bagi Mario untuk menunjukkan perkembangan di depan publik Indonesia. Dukungan penonton diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan dalam menghadapi persaingan ketat sepanjang akhir pekan.
Meski demikian, hasil yang lebih baik tetap bergantung pada kemampuan Mario dan tim dalam mengevaluasi data, menyempurnakan setelan motor, serta menjaga konsistensi saat melintasi setiap sektor sirkuit.
Menanti Perkembangan Mario Aji di Moto2 Mandalika 2026
Hasil FP1 Moto2 Mandalika 2026 menempatkan Mario Suryo Aji di posisi ke-16 dengan catatan waktu 1 menit 33,604 detik. Ia tertinggal 0,902 detik dari Izan Guevara yang memimpin sesi latihan pertama.
Bagi Mario dan Idemitsu Honda Team Asia, pekerjaan berikutnya adalah memangkas selisih waktu dan mencari peningkatan performa untuk sesi selanjutnya. Peluang memperbaiki posisi masih terbuka, sehingga hasil FP1 ini menjadi langkah awal dalam perjuangan Mario di seri kandang.
Perhatian selanjutnya tertuju pada kemampuan Mario meningkatkan kecepatannya saat menjalani sesi latihan berikutnya di Pertamina Mandalika International Circuit, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Indonesia 2026.

