Otoinfo.id – Saat di GP Jepang lalu, Andrea Dovizioso sangat ingin menang. Rider Ducati ini sangat yakin bisa mengalahkan Marc Marquez. Namun karena kesalahan kecil, kemenangan di GP Jepang tinggal kenangan. Lantas kesalahan apa yang dilakukan Dovi?
Dovi memang kehilangan traksi roda depan di tikungan ke-10. Namun sebenarnya itu tidak terjadi jika Dovi bisa lebih bersabar.
Baca Juga : MotoGP: Alvaro Bautista Jadi Pengganti Lorenzo Di GP Australia
“Sangat memalukan. Sebenarnya saya tidak memaksa motor. Saya ingin mulai menekan ketika keluar tikungan. Kesalahan kecil tersebut sangat merugikan saya,” sesal Dovi.
Memang Dovi ingin bertarung saat ke luar tikungan. Sebelum memasuki tikungan ke-10, Dovi masuk lebih dalam, dengan harapan bisa keluar tikungan lebih lebar dan membuka gas terlebih dahulu. DOvi sangat tahu jika Ducati memiliki power ketika berakselerasi dan sanggup mengalahkan Honda begitu keluar tikungan.
Sayangnya, Dovi lupa, roda depan Ducati sudah overheat lantaran duel sebelumnya. Dengan memaksa racing line lebih dalam, kontak roda depan pun lebih sedikit, apalagi ditambah dengan roda yang mulai overheat.
“Saya jelas sangat kecewa karena kami ingin memenangkan balap dengan segala cara, tetapi semua itu adalah akhir pekan yang positif karena kami sangat cepat dan kami mampu bersaing ,” kata Dovizioso. MT4
