Otoinfo.id – Dua kata itu jadi benang merah dari obrolan Otoinfo.id dan mekanik yang membela tim Sany Racing Team asal Pekanbaru. Bahwa, apa yang sedang diperjuangkan saat ini Bersama tim milik Tonni dan Fernando Gultom itu sebagai pembuktian eksistensi dan harga diri. Mantap!
Pria asal Subang, Jabar dengan nama asli Slamet Riadi dan sudah sejak beberapa tahun lalu menetap di Pekanbaru awal mulanya adalah mekanik alat berat yang kemudian coba turun di balap motor. “Tahun vakum dan baru kembali lagi ke road race focus pada spek 2T,”buka mekanik dengan bendera Praditra Motor yang beralamat di Jln. Hangtuah Depan Plaza Tenayan Raya, Pekanbaru itu.
Baca Juga : All New Honda BeAt Duluxe 2023: Punya Socket Power, Bisa Untuk Cas HP!
Disaat vakum balap, Kang Abenk-sapaan akrabnya-fokus pada hobinya yakni main burung. “Ya, makanya pada logo tim ada gambar burung sebagai bagian dari cerita perjalanan sejarah. Atas permintaan Bos Tonni dan Fernando Gultom supaya kembali eksis di road race. “SCP jadi prioritas event untuk kelas 2T, targetnya bisa bersaing barisan depan dan kompetif diantara gempuran mekanik Jawa,”ungkap Kang Abenk yang super humble itu.

SCP Bangkinang diakui belum optimal dan masih adaptasi pada kelas RX King Chamber dan RX King Super Pro. “Pantang bagiku lihat dua Bos cembrut muka, makanya akan semua daya upaya ku kerahkan. Aku juga minta kepada Reza Reinaldy (pembalap) untuk kasih kepercayaan penuh,”tegas Kang Abenk yang memang bikin du abos timnya tersenyum pada hasil RX King Chamber.
Baca Juga : 10 Fakta Unik MotoGP, Olahraga Motor Tertua di Dunia!
Yup! Dari pantauan Otoinfo.id, Reza Reinaldy start dadr posisi ke-17 dan finish ke-5 di RX King Chamber,”Sayangnya race RX King Super Pro dibatalkan karena ada ganguan cuaca. Mudah-mudahan seri 3 di Zabaq nanti bisa lebih optimal,”tukas Om Abenk yang jadi wakil mekanik lokal yang mampu beri perlawanan. Gaspol! Wawan

