Otoinfo.id – Muhammad Azriel Alsakha, akrab disapa Sakha #19, kembali bersiap menapaki perjalanan panjang di dunia motocross nasional. Crosser cilik yang menjadi salah satu andalan Rizqy Motorsport di kelas pembinaan tersebut dikabarkan telah bertolak ke Lampung untuk mengikuti Cleosa Series Grasstrack & Motocross Championship 2026 Round 4.

Ajang tersebut akan berlangsung di Sirkuit NJA, Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Lampung, pada 12-13 September 2026. Sakha dijadwalkan turun di kelas MX 50 cc, kelas yang menjadi salah satu ruang penting bagi pembalap muda untuk mengasah mental, teknik, sekaligus pengalaman bertanding.
Perjalanan menuju Lampung tentu bukan sekadar perpindahan tempat dari satu daerah ke daerah lain. Bagi Sakha, perjalanan ini menjadi bagian dari proses panjang untuk mengenal lebih jauh kerasnya kompetisi motocross sejak usia dini.
Baca Juga : Om Adil Lempar Pertanyaan Menggelitik untuk Alfi Husni, The King of UB150 Naik Kelas?
Bukan Sekadar Mengejar Podium
Di usia pembalap pembinaan, setiap race memiliki arti penting. Podium memang menjadi target yang wajar, tetapi pengalaman bertanding dan keberanian menghadapi berbagai karakter sirkuit juga menjadi bekal yang tidak kalah berharga.
Setiap Sirkuit Adalah Sekolah
Sirkuit NJA Lampung Timur nantinya akan memberikan tantangan tersendiri bagi Sakha. Karakter lintasan, kondisi tanah, cuaca, hingga persaingan dengan crosser-crosser muda dari berbagai daerah menjadi bagian dari proses pembelajaran.
Di sinilah mental seorang pembalap mulai dibentuk.
Menang tentu menyenangkan. Namun ketika hasil belum sesuai harapan, seorang pembalap muda harus belajar menerima, mengevaluasi dan kembali mencoba.
Bagi Sakha #19, setiap putaran Cleosa Series dapat menjadi kesempatan untuk menambah jam terbang dan memperkaya pengalaman balap.
Sakha #19 dan Peran Besar Rizqy Motorsport
Keberadaan Rizqy Motorsport menjadi bagian penting dalam perjalanan Sakha di motocross nasional kelas pembinaan. Sebab, perkembangan seorang pembalap muda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ketika berada di atas motor.
Ada proses latihan, persiapan motor, strategi balap, pendampingan mekanik, komunikasi dengan tim, hingga dukungan keluarga yang berjalan beriringan.
Semua elemen tersebut menjadi ekosistem yang membantu pembalap muda tumbuh secara bertahap.
Belajar Menjadi Pembalap, Bukan Hanya Menjadi Juara
Pesan penting yang layak dibawa Sakha menuju Lampung adalah bahwa perjalanan seorang pembalap tidak selalu diukur dari jumlah piala yang berhasil dibawa pulang.
Ada keberanian saat menghadapi lawan. Ada disiplin ketika menjalani latihan. Ada kesabaran ketika hasil belum maksimal. Dan yang paling penting, ada kemauan untuk terus belajar.
Itulah nilai yang nantinya akan membentuk Sakha bukan hanya sebagai crosser yang cepat, tetapi juga sebagai pembalap yang memiliki karakter.
Doa dan Semangat untuk Sakha #19
Keberangkatan Sakha menuju Lampung menjadi cerita tersendiri bagi keluarga dan orang-orang yang selama ini berada di belakangnya.
Jarak yang jauh dan perjalanan panjang menjadi bagian dari perjuangan yang harus dilalui untuk mengejar mimpi di dunia balap.
Karena di balik seorang pembalap muda yang berdiri di starting grid, selalu ada orang-orang yang ikut berjuang. Ada orang tua yang memberikan doa dan semangat, tim yang mempersiapkan motor, mekanik yang bekerja keras, serta orang-orang yang percaya bahwa sang pembalap memiliki masa depan.
Untuk Sakha #19, Cleosa Series Round 4 bukan hanya tentang siapa yang pertama melewati garis finis.
Ini adalah kesempatan untuk kembali belajar, berani mengambil tantangan dan menunjukkan perkembangan.
Baca Juga : Balap Ohvale 160 cc Kedua Kalinya, Satria Arfanur Putradi Siap Hadapi FIM MotoMini di Boyolali
Gas terus, Sakha!
Nikmati setiap lap, dengarkan arahan tim, jaga fokus dan berikan kemampuan terbaik. Jika podium menjadi rezeki akhir pekan nanti, tentu itu adalah buah dari kerja keras. Tetapi jika hasil belum sesuai harapan, jangan berhenti.
Karena perjalanan seorang juara tidak dibangun dalam satu balapan.
Satu race memberikan pengalaman. Banyak race membentuk mental. Dan proses panjang itulah yang kelak melahirkan seorang pembalap tangguh.
Selamat bertanding Sakha #19. Bawa semangat Rizqy Motorsport, bawa doa keluarga dan tunjukkan bahwa setiap kilometer perjalanan menuju Lampung memiliki arti dalam perjalanan panjang mengejar mimpi sebagai pembalap motocross nasional.


