Otoinfo.id – Bagi mekanik berpengalaman seperti Bima Aditya, pembalap cepat belum tentu pembalap cerdas. Di level kompetisi seperti Asia Road Racing Championship (ARRC), rider dituntut mampu membaca karakter motor, kondisi ban, ritme balapan hingga memberikan feedback yang tepat kepada mekanik.

Karena itu, Bima punya penilaian khusus terhadap Alfi Husni, pembalap yang menggeber Yamaha MX King hasil korekannya.
“Pembalap cerdas” menjadi julukan yang melekat pada Alfi. Bukan tanpa alasan. Dua musim terakhir membuktikan kemampuan tersebut ketika Alfi sukses merebut gelar juara Asia UB150 pada 2025 dan 2026.
Baca Juga : Balap Ohvale 160 cc Kedua Kalinya, Satria Arfanur Putradi Siap Hadapi FIM MotoMini di Boyolali
Menariknya, keberhasilan tersebut tidak hanya berbicara soal performa mesin. Paket MX King yang disiapkan Bima juga dibangun dengan memperhatikan berbagai komponen pendukung.

Salah satunya velg dan radiator X1R.
Pada motor kompetisi, pemilihan komponen tentu tidak sebatas mengejar tampilan. Velg memiliki kaitan dengan karakter handling, respons motor serta kesesuaian dengan ban dan setting suspensi. Sementara radiator berperan penting dalam membantu menjaga temperatur kerja mesin tetap terkendali ketika motor dipacu dalam kondisi balap.
Di sinilah pilihan X1R menjadi bagian menarik dari MX King Alfi.
Bima sebagai mekanik harus memastikan setiap komponen bekerja sesuai kebutuhan motor. Sedangkan Alfi bertugas menerjemahkan karakter tersebut di lintasan. Komunikasi keduanya menjadi salah satu kunci agar motor tidak hanya kencang, tetapi juga mudah dikendalikan dan konsisten sepanjang balapan.
Mesin bertenaga, pendinginan terjaga, handling meyakinkan, kemudian semuanya diterjemahkan oleh rider.
Konsep tersebut sejalan dengan karakter Alfi yang disebut Bima sebagai pembalap cerdas. Ia tidak sekadar memutar gas, tetapi dituntut memahami apa yang terjadi pada motornya dan bagaimana memaksimalkan setiap potensinya.

Baca Juga : Black Drag Bike 2026 Sentul Tidak Setengah Hati! Sudah Aspal Ulang Demi Kenyamanan dan Keamanan
Bagi X1R, kehadiran pada motor juara Asia tentu menjadi cerita tersendiri. Bukan semata soal logo yang menempel, tetapi bagaimana produk tersebut menjadi bagian dari paket kompetisi yang dikembangkan mekanik berpengalaman dan digunakan rider dengan rekam prestasi kuat.
Velg dan Radiator X1R Punya Peran Berbeda
Pada sektor roda, velg X1R menjadi bagian yang mendukung karakter handling motor. Konstruksi velg, kekakuan, bobot serta kesesuaiannya dengan ban dan setting suspensi menjadi faktor penting karena setiap perubahan arah di lintasan membutuhkan respons motor yang presisi. “Masuk tikungan, pengereman, rebah, membuka gas dan kembali melakukan akselerasi terjadi dalam satu rangkaian yang berulang sepanjang balapan,”ungkap Alfi.
Sementara radiator X1R bekerja pada sisi berbeda. Komponen ini dituntut mampu membantu proses pelepasan panas dari sistem pendinginan, sehingga temperatur kerja mesin lebih terkontrol ketika MX King dipaksa bekerja pada putaran tinggi dan dalam durasi balapan. Bagi mekanik, kestabilan temperatur menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga karakter mesin tetap konsisten. ““Radiator X1R ini membantu menjaga suhu kerja mesin tetap stabil, terutama saat motor digeber dalam kondisi balap. Temperatur yang lebih terkontrol membuat performa mesin lebih konsisten dan pembalap bisa lebih fokus menjaga ritme balap,” jelas Bima Aditya.

Artinya, kedua komponen tersebut bukan sekadar pemanis tampilan. Velg berkaitan dengan bagaimana motor merespons input rider, sementara radiator berhubungan dengan bagaimana mesin mempertahankan kondisi kerjanya.
Di sinilah pilihan X1R menjadi bagian menarik dari MX King Alfi.
Pada akhirnya, dua gelar Asia Alfi Husni menjadi bukti bahwa kemenangan lahir dari banyak detail.
Dan di balik MX King juara tersebut, velg dan radiator X1R menjadi salah satu pilihan yang melengkapi paket kerja Bima Aditya dan “pembalap cerdas” Alfi Husni.


