portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
Racing

Alexander Al Malik Tunjukkan Kematangan di LENKA Junior Cup Prix Subang

HeadlineRacing

Fadhil Musyavi Tutup MRS 2026 Seri 4 dengan Podium NS250 Race 2

Racing

Rahasia Balap Fiandra dan Firza di Sepang: Motor Terbatas, Skill Harus Bicara

Info

Fiandra Tembus 57,5 Detik di Sepang, P7 Race 1, Bos Alvin: Race Pace Sudah Setara Rider Top Malaysia

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
Racing

Rahasia Balap Fiandra dan Firza di Sepang: Motor Terbatas, Skill Harus Bicara

Wawan
By Wawan
5 Min Read
Motor Terbatas, Skill Harus Bicara
SHARE

Otoinfo – Ada sisi menarik dari kiprah Fiandra Reja dan Firza Angkasa bersama Bali Queen Racing Team di SIC Ohvale Junior Championship, Sepang Karting International Circuit, Malaysia.

Contents
Motor Bukan Senjata UtamaPembalap Dipaksa Menemukan Batas KemampuanCatatan 57,5 Detik FiandraFirza Juga Terus BeradaptasiSepang Jadi Sekolah SkillBukan Soal Siapa Punya Motor Lebih Hebat

Bukan hanya mengenai posisi finis atau catatan waktu.

Lebih dari itu, pengalaman di Sepang menjadi ruang bagi dua pembalap muda tersebut untuk belajar berkompetisi dalam kondisi ketika ruang untuk mengubah performa motor sangat terbatas.

Baca Juga : Fiandra Tembus 57,5 Detik di Sepang, P7 Race 1, Bos Alvin: Race Pace Sudah Setara Rider Top Malaysia

Motor Bukan Senjata Utama

Menurut Bos Alvin, ayah Fiandra dan Firza sekaligus pemilik Bali Queen Racing Team, regulasi yang mereka hadapi membuat pembalap tidak bisa bebas melakukan perubahan pada motor.

Setelan kopling, shock, ukuran tekanan ban hingga penggunaan ban tidak bisa diubah sesuka hati.

Bahkan untuk gear ratio, kesempatan perubahan juga sangat terbatas.

Pembalap hanya diperbolehkan menaikkan satu atau menurunkan satu gear, itu pun harus disertai alasan yang masuk akal.

Dengan kondisi tersebut, pembalap tidak memiliki banyak ruang untuk mencari keuntungan hanya melalui perubahan setting motor.

Skill rider akhirnya menjadi faktor penting.

Pembalap Dipaksa Menemukan Batas Kemampuan

“Balap di Malaysia ini sangat memberikan pembelajaran untuk Fiandra dan Firza karena tidak mengandalkan motor, melainkan murni skill pembalap,” jelas Alvin.

Dalam kondisi seperti itu, setiap detail kemampuan rider menjadi lebih terlihat.

Mulai dari bagaimana menentukan titik pengereman, memilih racing line, menjaga kecepatan saat memasuki tikungan hingga menentukan momentum ketika keluar tikungan.

Termasuk bagaimana pembalap membuka throttle dan mempertahankan kecepatan dari satu lap ke lap berikutnya.

Semua membutuhkan pengalaman.

Dan pengalaman tersebut tidak bisa didapat hanya dengan mengubah setting motor.

Baca Juga : Dua Kali Juara Asia, Apa Peran Velg X1R di MX King Alfi Husni? Ini Penjelasan Mr. Leo

Catatan 57,5 Detik Fiandra

Proses tersebut mulai terlihat dari perkembangan Fiandra Reja.

Pada Race 1, Fiandra mampu mencatat waktu 57,5 detik dan finis di posisi ke-7 rombongan kedua.

Menurut Alvin, catatan tersebut bahkan sudah masuk dalam wilayah race pace rider top Malaysia.

Angka tersebut menjadi semakin menarik karena Fiandra baru memiliki kesempatan latihan sekitar dua hari di lintasan Sepang.

Sementara sejumlah rider yang dihadapinya sudah lebih dahulu memiliki kesempatan berlatih secara rutin di sirkuit tersebut.

“Dengan latihan dua hari saja di sini Fiandra bisa dapat 57,5. Tentunya sangat istimewa mengingat rider lain memang sudah lebih dahulu setiap hari latihan di sini,” kata Alvin.

Bagi seorang pembalap, selisih waktu bukan sekadar angka.

Peningkatan pace menunjukkan bagaimana rider mulai memahami karakter lintasan dan mampu mengulang performanya secara lebih konsisten.

Firza Juga Terus Beradaptasi

Di sisi lain, Firza Angkasa juga masih menjalani proses yang sama.

Pada Race 1, pembalap muda tersebut mencatat waktu 59,0 detik dan finis di posisi ke-9.

Belum berbicara mengenai posisi terdepan, tetapi setiap lap yang dijalani Firza di Sepang menjadi tambahan jam terbang.

Terlebih, pengalaman kedua pembalap di dunia balap baru sekitar 3–4 bulan.

Artinya, mereka masih berada pada fase membangun fondasi.

Sepang Jadi Sekolah Skill

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari pengalaman Fiandra dan Firza di Malaysia.

Mereka tidak hanya dituntut untuk menjadi cepat.

Mereka juga harus mampu membaca karakter lintasan, memahami kapan harus mengerem, menentukan racing line, menjaga momentum dan mengambil keputusan ketika berada di tengah rombongan.

Hal-hal tersebut merupakan bagian dari skill balap yang dibangun melalui repetisi dan pengalaman.

Di sinilah pengalaman Sepang menjadi penting bagi keduanya.

Lintasan tidak hanya mengajarkan bagaimana menjadi cepat, tetapi juga bagaimana memahami dari mana kecepatan itu berasal.

Bukan Soal Siapa Punya Motor Lebih Hebat

Bagi Bali Queen Racing Team, pengalaman ini menjadi bagian dari proses panjang membentuk Fiandra dan Firza.

Ketika ruang untuk mengubah motor dibatasi, kemampuan pembalap menjadi semakin terbuka untuk dinilai.

Mereka harus menemukan sendiri cara untuk mengerem lebih efektif, membawa kecepatan lebih tinggi di tikungan dan keluar tikungan dengan momentum yang tepat.

Karena itu, hasil dari Sepang tidak semata-mata dilihat dari posisi finis.

Ada data, pengalaman dan proses adaptasi yang jauh lebih penting untuk dibawa pulang.

Fiandra dengan catatan 57,5 detik, sementara Firza terus membangun ritmenya di angka 59 detik.

Keduanya masih memiliki perjalanan panjang.

Namun satu hal sudah terlihat.

Di Sepang, bukan hanya motor yang diuji. Skill Fiandra dan Firza juga sedang ditempa.

Portal Berita Otomotif Nasional, menghadirkan berbagai tips otomotif, berita balap motor, update kompetisi balap Indonesia, produk otomotif
Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Balap Motor MalaysiaBali Queen Racing TeamFiandra RejaFirza AngkasasepangSIC Ohvale Junior ChampionshipSkill Pembalap
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

HeadlineRacing

Sunmori Dan Nobar, Komunitas Honda CBR Dukung Pembalap Honda di WSBK

By otoinfo
23/11/2021
HeadlineRacing

Poin Penting Pembalap Astra Honda di Kejuaraan Dunia FIM JuniorGP

By otoinfo
09/05/2023
HeadlineRacing

Gir Rasio MX King TRAStar Dipakai Fadli Rigani dalam Perebutan Juara Nasional MP1 Expert

By Setiaji
05/12/2024
HeadlineRacing

ASR Racing Championship 2020: Double Winner MiniGP, Sabian Fathul Bawa Pulang Motor Lenka

By otoinfo
13/09/2020
HeadlineRacing

Eca Sabana Awali 2026 dengan Podium Juara! Sambut Semangat di Musim Baru

By Setiaji
02/01/2026
HeadlineInfoRacing

Jorge Lorenzo Bahas Rivalitasnya dengan Pedrosa, Stoner, Marquez, dan Rossi

By Sandy
06/12/2024
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?