Otoinfo.id – Kejutan menarik hadir di kelas Bebek 2-Tak STD 125cc Lokal Jateng pada sesi Qualifying Time Trial (QTT) Superchallenge Superprix 2026 Seri 5 Final di Sirkuit Mijen, Semarang. Rafif Dani Satrio sukses mencuri perhatian setelah membawa Suzuki Satria Hiu 2-tak racikan Arspeed bersaing di tengah kepungan para pembalap berpengalaman.
Pembalap muda asal Ungaran ini memang masih berstatus rookie. Namun, hal tersebut tidak membuatnya gentar menghadapi persaingan di kelas yang dihuni banyak nama tangguh. Azi Zihad, Attorix AP, Rizky KN, hingga Benaya Farel menjadi sederet rival yang harus dihadapi Satrio di lintasan.

Menariknya, Satria Hiu 2-tak yang dikendarainya disiapkan khusus oleh Arspeed untuk menghadapi seri pamungkas Superprix musim ini. Motor tersebut harus berhadapan langsung dengan dominasi Yamaha F1ZR yang selama ini menjadi salah satu pilihan andalan di kelas bebek dua tak.
Di tengah persaingan yang ketat, Satrio berhasil mengamankan posisi keenam dari total 11 pembalap pada sesi QTT. Hasil ini menjadi pencapaian positif bagi rookie yang harus bersaing dengan para senior berpengalaman.
Bukan perkara mudah untuk menyelinap di antara para rider yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Dibutuhkan keberanian, kemampuan membaca racing line, serta konsistensi dalam mencatatkan waktu kompetitif. Satrio pun punya modal berharga untuk menghadapi balapan utama.
Hasil kualifikasi ini sekaligus menjadi suntikan kepercayaan diri bagi pembalap muda yang akrab disapa Satrio tersebut. Meski tantangan di sesi race dipastikan lebih berat, peluang untuk memberikan kejutan tetap terbuka.
Kini, menarik untuk menantikan bagaimana performa Satrio saat lampu start menyala. Mampukah rookie asal Ungaran ini kembali membuat gebrakan bersama Satria Hiu racikan Arspeed?
Keep pushing, Satrio! Rookie boleh, mental harus berani. Saatnya membuktikan potensi di final Superprix Mijen!


