Otoinfo.id – Persaingan kelas Bebek 2T STD 116cc pada Superchallenge Superprix 2026 Seri 5 Final mulai memanas! Aldy Musfiq sukses mencuri perhatian setelah tampil impresif dalam sesi Qualifying Time Trial (QTT) di Sirkuit Mijen, Semarang, dengan mencatatkan waktu tercepat 46,842 detik.
Menggeber Yamaha F1ZR racikan Om Sei Adukah H2O, Musfiq menunjukkan performa kompetitif di tengah ketatnya persaingan para pembalap. Catatan waktu tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi balapan utama, sekaligus membuktikan bahwa racikan mesin dua tak masih punya taji di lintasan road race.
Menariknya, performa F1ZR andalan Musfiq bukan sekadar mengandalkan kecepatan mesin. Ada sejumlah pembaruan pada bagian teknis yang dilakukan untuk mendapatkan setup lebih optimal sesuai kebutuhan balap.
Om Sei menjelaskan bahwa fokus pengembangan kali ini berada pada rasio transmisi, suspensi, serta sektor knalpot yang mendapat sentuhan riset terbaru.
“Fokus seting rasio, suspensi, dan terbaru ada knalpot risetan anyar dengan volume tabung dibesarin, sama saringan diganti,” ujar Om Sei.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya menemukan kombinasi performa yang pas, mulai dari respons akselerasi hingga kestabilan motor saat melibas tikungan. Dalam kompetisi yang ketat, detail kecil pada setup bisa menjadi faktor penting untuk memangkas waktu di setiap lap.
Keberhasilan Musfiq menjadi yang tercepat di sesi QTT tentu menjadi sinyal positif bagi tim Adukah H2O. Namun, tantangan sesungguhnya masih menanti saat lampu start balapan utama menyala. Konsistensi, strategi, dan kemampuan menjaga race pace bakal menjadi kunci untuk mempertahankan posisi terdepan.
Akankah Aldy Musfiq kembali tampil gacor dan mengunci hasil maksimal di final Superprix 2026? Semua mata kini tertuju pada aksi F1ZR racikan Om Sei di Sirkuit Mijen.
Keep racing, gaspol maksimal! Menarik dinantikan apakah hasil riset terbaru ini mampu membawa Musfiq menutup seri pamungkas dengan prestasi mani


