
Otoinfo – Anda mungkin sudah familiar dengan Kawasaki Ninja 250, motor sport 250 cc yang memiliki desain yang sporty, performa yang tangguh, dan harga yang terjangkau. Namun, tahukah Anda bahwa ada versi lain dari motor ini yang lebih irit dan kencang? Ya, itu adalah Kawasaki Ninja 250 SL, motor listrik yang anti mampir SPBU, top speed tembus 115 km/jam.
Motor ini adalah hasil modifikasi dari HM Engineering, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang simulator balap mobil dan motor. Mereka mengubah Ninja 250 SL yang awalnya berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik, dengan mengganti mesin bensin dengan dinamo, baterai, dan kontroler. Dengan begitu, motor ini tidak perlu lagi mengisi bensin, cukup dengan mengisi listrik.
Lalu, apa saja keunggulan dari motor listrik ini? Bagaimana cara modifikasinya? Dan berapa biayanya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Keunggulan Kawasaki Ninja 250 SL Listrik
1. Hemat Biaya
Salah satu keunggulan dari motor listrik ini adalah hemat biaya. Anda tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli bensin, yang harganya terus naik. Anda cukup mengisi listrik di rumah atau di tempat-tempat yang menyediakan fasilitas pengisian listrik untuk kendaraan bermotor.
Biaya pengisian listrik ini tentu jauh lebih murah daripada biaya mengisi bensin. Misalnya, jika Anda mengisi bensin seharga Rp 10.000, Anda hanya bisa mendapatkan sekitar 1,5 liter bensin. Sedangkan, jika Anda mengisi listrik seharga Rp 10.000, Anda bisa mendapatkan sekitar 10 kWh listrik.
Dengan 10 kWh listrik, Anda bisa melaju sejauh sekitar 120 km. Bandingkan dengan 1,5 liter bensin, yang hanya bisa melaju sejauh sekitar 40 km.
Selain itu, motor listrik ini juga hemat biaya perawatan. Anda tidak perlu lagi mengganti oli, busi, filter udara, atau komponen lain yang biasa ada di motor bensin. Anda hanya perlu memeriksa kondisi baterai, dinamo, dan kontroler secara berkala. Jika ada yang rusak, Anda bisa menggantinya dengan mudah dan murah.
2. Ramah Lingkungan
Keunggulan lain dari motor listrik ini adalah ramah lingkungan. Motor ini tidak mengeluarkan gas buang yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan, seperti karbon monoksida, karbon dioksida, nitrogen oksida, atau hidrokarbon. Motor ini juga tidak menimbulkan polusi suara yang mengganggu pendengaran dan kenyamanan.
Motor listrik ini juga bisa membantu mengurangi emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global. Dengan menggunakan motor listrik, Anda bisa berkontribusi untuk menjaga bumi dari perubahan iklim yang ekstrem. Anda juga bisa membantu menghemat sumber daya alam yang terbatas, seperti minyak bumi, yang semakin menipis.
3. Performa Tinggi
Keunggulan selanjutnya dari motor listrik ini adalah performa tinggi. Motor ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal hingga 115 km/jam, yang cukup kencang untuk ukuran motor 250 cc. Motor ini juga memiliki akselerasi yang responsif dan lincah, berkat dinamo yang menghasilkan torsi yang besar dan konstan.
Motor ini juga memiliki handling yang stabil dan presisi, berkat shock breaker yang berkualitas dan velg dan ban yang sesuai. Motor ini juga memiliki aerodinamika yang baik, berkat fairing dan windshield yang tinggi. Motor ini juga memiliki fitur-fitur elektronik canggih, seperti speedometer digital, lampu LED, dan sistem pengisian listrik otomatis.
Cara Modifikasi Kawasaki Ninja 250 SL Listrik
1. Siapkan Komponen
Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk modifikasi motor listrik ini adalah menyiapkan komponen-komponen yang dibutuhkan. Anda bisa membeli komponen-komponen ini di toko-toko online atau offline yang menjual peralatan motor listrik. Berikut adalah komponen-komponen yang dibutuhkan:
- Baterai LiFePo4 72V 55Ah
- Kontroler Nanjing Fardrive ND961800
- Dinamo mid drive BLDC QS Motor 4 kW
- Kabel dan konektor
- Saklar dan tombol
- Pengisi listrik
2. Lepas Mesin
Langkah kedua yang harus Anda lakukan adalah melepas mesin bensin yang ada di motor Ninja 250 SL Anda. Anda bisa melepas mesin ini dengan menggunakan kunci pas, obeng, tang, dan alat-alat lain yang sesuai. Anda bisa menyimpan mesin ini di tempat yang aman, atau menjualnya jika Anda tidak membutuhkannya lagi.
3. Pasang Dinamo
Langkah ketiga yang harus Anda lakukan adalah memasang dinamo penggerak di tempat mesin bensin yang sudah dilepas. Anda bisa memasang dinamo ini dengan menggunakan baut, mur, dan plat besi yang sesuai. Anda juga harus memastikan bahwa dinamo ini terhubung dengan roda belakang melalui rantai dan gir.
4. Pasang Baterai
Langkah keempat yang harus Anda lakukan adalah memasang baterai penyimpan listrik di tempat yang sesuai. Anda bisa memasang baterai ini di bawah jok, di dalam fairing, atau di tempat lain yang aman dan tidak mengganggu. Anda juga harus memastikan bahwa baterai ini terhubung dengan dinamo dan kontroler melalui kabel dan konektor yang sesuai.
5. Pasang Kontroler
Langkah kelima yang harus Anda lakukan adalah memasang kontroler pengatur listrik di tempat yang sesuai. Anda bisa memasang kontroler ini di bawah tangki bensin, di dalam fairing, atau di tempat lain yang aman dan tidak mengganggu. Anda juga harus memastikan bahwa kontroler ini terhubung dengan baterai, dinamo, dan saklar dan tombol melalui kabel dan konektor yang sesuai.
6. Pasang Saklar dan Tombol
Langkah keenam yang harus Anda lakukan adalah memasang saklar dan tombol pengendali motor di tempat yang sesuai. Anda bisa memasang saklar dan tombol ini di stang, di dashboard, atau di tempat lain yang mudah dijangkau dan dilihat. Anda juga harus memastikan bahwa saklar dan tombol ini terhubung dengan kontroler melalui kabel dan konektor yang sesuai.
7. Pasang Pengisi Listrik
Langkah ketujuh dan terakhir yang harus Anda lakukan adalah memasang pengisi listrik di tempat yang sesuai. Anda bisa memasang pengisi listrik ini di dekat lubang tangki bensin, di dekat lampu belakang, atau di tempat lain yang mudah dijangkau dan dilihat. Anda juga harus memastikan bahwa pengisi listrik ini terhubung dengan baterai melalui kabel dan konektor yang sesuai.
Biaya modifikasi motor listrik Kawasaki ini tentu bervariasi, tergantung dari kualitas, merek, dan harga komponen-komponen yang Anda gunakan. Namun, berdasarkan perkiraan dari HM Engineering, biaya modifikasi ini berkisar antara Rp 40 juta hingga Rp 50 juta. Otoinfo

