Otoinfo.id – Balapan Moto2 Mandalika 2026 menghadirkan drama hingga dua lap terakhir. Izan Guevara berhasil merebut kemenangan setelah Alex Escrig yang sebelumnya memimpin balapan mengalami masalah teknis. Sementara itu, pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji, harus puas finis di posisi ke-20 dan gagal mengamankan poin di hadapan publik sendiri.
Balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia tersebut berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026). Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga secara beruntun bagi Guevara, sekaligus membuat persaingan perebutan gelar juara dunia Moto2 semakin menarik.
Jalannya Balapan Moto2 Mandalika 2026 Penuh Drama
Balapan sempat dihentikan setelah insiden yang melibatkan Joe Roberts, David Alonso, Daniel Holgado, dan Collin Veijer di Tikungan 1. Bendera merah dikibarkan dan lomba kemudian dilanjutkan kembali dengan jarak yang dipangkas menjadi 14 lap.
Pada saat restart, Alex Escrig langsung tampil agresif dan berhasil mengambil alih posisi terdepan. Pembalap KLINT Racing Team tersebut mampu menjaga keunggulan dari tekanan Izan Guevara yang terus membuntutinya.
Di belakang mereka, Manuel Gonzalez juga berusaha memperbaiki posisi. Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu perlahan menembus barisan depan dan akhirnya berhasil melewati Daniel Holgado untuk mengamankan posisi ketiga sebelum kemudian naik ke posisi kedua.
Masalah Teknis Alex Escrig Buka Jalan Kemenangan Guevara
Drama terbesar terjadi ketika balapan memasuki dua lap terakhir. Alex Escrig yang berpeluang meraih kemenangan justru mengalami masalah teknis pada motornya sehingga kehilangan posisi terdepan.
Situasi tersebut langsung dimanfaatkan Izan Guevara untuk mengambil alih pimpinan lomba. Pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 itu mampu mempertahankan posisinya hingga melewati garis finis.
Guevara menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 21 menit 44,433 detik. Ia unggul 3,570 detik dari Manuel Gonzalez yang finis kedua, sedangkan Daniel Holgado mengamankan podium ketiga dengan selisih 4,497 detik dari pemenang.
Hasil ini menjadi tambahan penting bagi Guevara dalam persaingan gelar juara dunia Moto2 2026.
Mario Suryo Aji Finis ke-20 di Moto2 Mandalika
Nasib berbeda dialami pembalap tuan rumah, Mario Suryo Aji. Rider Idemitsu Honda Team Asia tersebut mengakhiri balapan di posisi ke-20 setelah memulai lomba dari urutan ke-21.
Mario menghadapi tantangan sepanjang balapan dan harus menjalani Double Long Lap Penalty. Hukuman tersebut diberikan setelah ia dinilai memperoleh keuntungan dengan memotong lintasan di Tikungan 9.
Akibatnya, peluang Mario untuk menembus 15 besar semakin sulit. Padahal, posisi tersebut merupakan batas akhir zona perolehan poin dalam balapan Moto2.
Mario akhirnya menyentuh garis finis dengan selisih waktu 27,934 detik dari Guevara. Hasil tersebut membuat pembalap Indonesia itu belum berhasil menambah poin dari seri kandangnya di Mandalika.
Taiyo Furusato Amankan Poin untuk Honda Team Asia
Di tengah hasil yang kurang menguntungkan bagi Mario, rekan setimnya, Taiyo Furusato, berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke-14. Hasil tersebut membuat Furusato membawa pulang poin dari Moto2 Mandalika 2026.
Perbedaan hasil kedua pembalap ini menunjukkan ketatnya persaingan di kelas Moto2, terutama ketika penalti dan insiden di lintasan ikut memengaruhi posisi akhir.
Hasil Moto2 Mandalika 2026: Guevara Juara, Gonzalez Kedua
Berikut hasil 10 besar balapan Moto2 Grand Prix Indonesia 2026:
- Izan Guevara – 21:44,433
- Manuel Gonzalez – +3,570 detik
- Daniel Holgado – +4,497 detik
- Senna Agius – +4,809 detik
- Daniel Muñoz – +6,461 detik
- Ivan Ortola – +8,141 detik
- Filip Salac – +9,821 detik
- Alonso Lopez – +11,450 detik
- Tony Arbolino – +11,688 detik
- Jose Antonio Rueda – +12,253 detik
Sementara itu, Mario Suryo Aji finis di posisi ke-20 dengan selisih 27,934 detik dari pemenang.
Persaingan Gelar Moto2 2026 Makin Ketat
Kemenangan di Mandalika membuat Izan Guevara semakin dekat dengan Manuel Gonzalez dalam perebutan gelar juara dunia Moto2 2026. Gonzalez masih memimpin klasemen, tetapi keunggulannya kini hanya tersisa 5,5 poin dari Guevara.
Dengan beberapa seri tersisa, setiap hasil balapan akan menjadi penentu dalam persaingan menuju gelar juara dunia. Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Grand Prix Australia pada 23–25 Oktober 2026.
Bagi Mario Suryo Aji, hasil di Mandalika menjadi pekerjaan rumah untuk menghadapi seri berikutnya. Dukungan publik Indonesia belum berhasil dibalas dengan raihan poin, tetapi kesempatan untuk memperbaiki hasil masih terbuka pada balapan selanjutnya.


