Otoinfo– Tak ada hasil manis yang datang tanpa persiapan. Prinsip itulah yang tampaknya sedang dijalankan pembalap muda asal Karanganyar, Jawa Tengah, Farel Bintang, menjelang final round Kejurnas MotoPrix Region B atau Jawa.

Farel terpantau mulai melakukan persiapan serius untuk menghadapi balapan yang akan berlangsung di Sirkuit Mijen, Semarang, Jawa Tengah, 26-27 September 2026. Bahkan, kabar dari orang terdekat menyebutkan Farel sudah melakukan latihan sekaligus setting di lintasan yang akan menjadi arena pertarungan para pembalap terbaik Region B tersebut.
Langkah ini tentu bukan sekadar pemanasan. Bagi Farel, mengenali karakter Sirkuit Mijen sejak lebih awal bisa menjadi modal penting sebelum memasuki akhir pekan balap.
Mijen Bukan Lintasan yang Bisa Ditaklukkan Sekali Coba
Sirkuit Mijen dikenal memiliki karakter teknikal yang menuntut pembalap mampu menjaga ritme, menentukan racing line, sekaligus melakukan adaptasi dengan cepat.
Hal tersebut menjadi perhatian Farel yang akan menghadapi persaingan ketat di kelas Beginner.
Apalagi, final round Region B menjadi momentum penting. Setiap pembalap tentu ingin menutup rangkaian kompetisi dengan hasil terbaik. Karena itu, persiapan sejak jauh-jauh hari menjadi bagian dari strategi, bukan hanya sekadar mengejar feeling berkendara.
Bagi Farel, latihan di Mijen juga memberikan kesempatan untuk kembali mengenali karakter trek, mencari setting yang paling sesuai, sekaligus membangun kepercayaan diri.
Bukan Sekadar Mengandalkan Nasib
Balapan memang tidak pernah bisa diprediksi sepenuhnya. Kondisi trek, cuaca, performa motor hingga situasi ketika race berlangsung dapat berubah sewaktu-waktu.
Namun satu hal yang bisa dikendalikan seorang pembalap adalah persiapan.
Farel sepertinya memahami betul hal tersebut. Kerja keras di lintasan dipadukan dengan motivasi diri dan dukungan penuh dari orang tua menjadi bekal penting menghadapi final MotoPrix Region B.
Persaingan kelas Beginner di Region B sendiri dipastikan tidak mudah. Banyak pembalap muda datang dengan motivasi yang sama, yakni memburu hasil terbaik dan menunjukkan kemampuan mereka di salah satu region dengan persaingan paling ketat.
Di tengah kondisi tersebut, mental menjadi bagian yang tak kalah penting dibanding kemampuan teknis.
Farel Bintang: Mijen Harus Bersahabat
Farel pun menyadari bahwa kemampuan beradaptasi cepat bakal menjadi salah satu kunci menghadapi final round di Mijen.
“Mijen punya karakter yang teknikal, penting untuk bisa beradaptasi cepat. Semoga Mijen kali ini bersahabat dan bisa raih podium..bisa..bisa,” semangat Farel.
Kalimat sederhana tersebut menunjukkan optimisme seorang pembalap muda yang tidak ingin sekadar datang dan berlomba.
Ada target yang ingin dikejar.
Podium tentu menjadi harapan. Tetapi sebelum sampai ke sana, Farel harus melewati proses panjang: latihan, setting motor, memahami trek, menjaga kondisi fisik dan yang paling penting mempertahankan fokus saat persaingan benar-benar dimulai.
Final Kejurnas MotoPrix Region B di Sirkuit Mijen pada 26-27 September 2026 pun menjadi panggung berikutnya bagi Farel Bintang untuk membuktikan sejauh mana kerja kerasnya selama persiapan.
Mijen sudah dicicipi. Setting mulai dipersiapkan. Mental terus dibangun.
Kini tinggal menunggu bagaimana Farel menerjemahkan semua persiapan tersebut ketika lampu start menyala.
Gaspol, Farel! Bisa… bisa!


