Otoinfo.id– Performa impresif ditunjukkan pembalap muda Fadhil Musavi pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan kemarin.

Pembalap yang merupakan salah satu anak asuh Doni Racing School (DRS) tersebut sukses mencatatkan double podium di kelas AP250 bersama skuad Yamaha Racing Indonesia (YRI) dengan pacuan Yamaha YZF-R3.
Pencapaian tersebut menjadi buah dari proses panjang yang selama ini dijalani Fadhil, baik di lintasan maupun dalam program pembinaan fisik. Bagi mentor DRS, Doni Ramdhani, hasil yang diraih Fadhil menunjukkan bahwa grafik perkembangan anak asuhnya mulai terlihat setelah melalui proses latihan yang konsisten dan disiplin.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras dia semua grafik prestasinya mulai kelihatan,” ungkap Doni saat dikonfirmasi.
Disiplin Menjadi Kunci Perkembangan Fadhil
Menurut Doni, salah satu kelebihan Fadhil adalah kedisiplinannya dalam menjalankan program latihan. Bahkan, Fadhil disebut tidak lagi harus selalu diingatkan untuk menjalani berbagai program yang telah diberikan oleh DRS.
“Murid yang disiplin Fadhil itu, Mas. Tanpa harus disuruh lagi, semua program pelatihan di sini dia jalanin,” jelas Doni.
Program tersebut tidak hanya berkaitan dengan latihan menggunakan motor balap. Fadhil juga menjalani berbagai aktivitas untuk menunjang kondisi fisik dan daya tahan tubuh sebagai seorang pembalap profesional.
Mulai dari latihan gym, bersepeda, lari hingga swimming menjadi bagian dari rutinitas latihan yang dijalaninya.
Sementara untuk aspek teknik balap, program pelatihan motor juga terus dijalankan secara konsisten.
“Mulai fisik, gym, sepedahan, lari, swimming. Pelatihan motor semua sudah ada di benaknya,” lanjut Doni.
Double Podium Jadi Bukti Kerja Keras
Hasil double podium di Sepang menjadi bukti bahwa kerja keras tersebut mulai memberikan hasil positif. Persaingan kelas AP250 ARRC sendiri dikenal ketat karena mempertemukan para pembalap muda berbakat dari berbagai negara Asia.
Berada di tengah persaingan tersebut dan mampu dua kali naik podium bersama Yamaha Racing Indonesia menjadi pencapaian penting bagi Fadhil.
Namun, bagi Doni Ramdhani, hasil tersebut tidak boleh membuat Fadhil cepat berpuas diri.
Ia justru melihat pencapaian di Sepang sebagai awal dari perjalanan Fadhil untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Dan ini baru awalan bagi dia. Saya berharap terus konsisten buat Fadhil ke depannya,” tegas Doni.
DRS Siapkan Treatment Khusus
Doni juga mengungkapkan bahwa Fadhil mendapatkan program pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhannya. Menurutnya, treatment khusus memang diperlukan untuk membantu pembalap berkembang secara optimal.
“Treatment khusus buat dia itu ada, pastinya,” pungkas Doni.
Program pembinaan yang terstruktur tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan Fadhil menghadapi level kompetisi yang semakin tinggi.
Bagi seorang pembalap muda, prestasi tidak hanya ditentukan oleh kecepatan di lintasan. Kondisi fisik, mental, kedisiplinan, pola latihan, hingga kemampuan menjaga konsistensi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan menuju level profesional.
Perjalanan Fadhil Masih Panjang
Double podium di ARRC Sepang menjadi momentum positif bagi Fadhil Musavi dan Yamaha Racing Indonesia. Lebih dari sekadar hasil balapan, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa proses pembinaan yang dijalani secara disiplin mulai membuahkan hasil.
Bagi Doni Racing School, keberhasilan Fadhil juga menjadi gambaran bahwa pembinaan pembalap muda membutuhkan proses panjang dan konsistensi.
Kini tantangan berikutnya adalah bagaimana Fadhil mampu mempertahankan performanya, terus meningkatkan kemampuan, serta menjaga disiplin latihan di setiap kesempatan.
Dengan dukungan tim, mentor, program latihan yang terarah, dan semangat untuk terus berkembang, double podium di Sepang diharapkan bukan menjadi puncak, melainkan pijakan awal bagi Fadhil Musavi untuk menatap prestasi yang lebih tinggi di pentas balap Asia.
Otoinfo – Perjalanan masih panjang. Gas terus, Fadhil!


