Otoinfo.id – Kecelakaan berkendara selalu menjadi ancaman yang harus dihindari oleh setiap pengendara sepeda motor. Berbagai faktor penyebab kecelakaan, seperti faktor manusia, kendaraan, lingkungan, dan cuaca, perlu diperhatikan. Dari semua faktor tersebut, faktor manusia atau pengendara menjadi penyumbang terbesar kecelakaan.
Namun, pengendara dapat mengurangi risiko kecelakaan dengan mempelajari cara berkendara yang aman dan benar serta menguasai keterampilan dalam memprediksi dan menganalisa potensi bahaya yang ada di jalan. Sejalan dengan hal ini, Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta, sebagai main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, mengadakan ‘#Cari_Aman Skill Competition 2024’ pada 23 November lalu. Kompetisi ini ditujukan untuk kategori komunitas.
Kompetisi ini bertujuan untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan peserta dalam memprediksi bahaya yang mungkin terjadi di jalan raya. Penilaian dilakukan berdasarkan pemahaman peserta tentang keselamatan berkendara dan kemampuan mereka dalam mengenali serta memprediksi potensi bahaya di jalanan.
Sebelum kompetisi dimulai, peserta mendapatkan pembekalan terkait aturan lalu lintas dan tips berkendara yang aman. Pembekalan ini disampaikan oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas POLDA DIY AKBP Widyaningrum, S. Sos. Dengan harapan, para peserta memiliki pemahaman lebih dalam tentang aturan lalu lintas yang berlaku.
“Aturan lalu lintas berlaku bagi semua pengendara, dan setiap pengendara wajib fokus saat berkendara. Patuhi marka jalan, rambu-rambu, APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas), serta petugas yang mengatur lalu lintas. Mari kita jadi pelopor keselamatan berkendara dan terus mengedukasi orang-orang terdekat,” ungkap AKBP Widyaningrum.
Kompetisi ini diikuti oleh 40 peserta yang mewakili 20 klub sepeda motor dari Yogyakarta dan sekitarnya. Tahap pertama kompetisi dimulai dengan tes teori, di mana peserta menjawab soal yang berhubungan dengan prediksi dan potensi bahaya di jalan. Lanjut ke tahap berikutnya, para peserta diuji dengan praktek langsung di jalan raya, di mana mereka diminta untuk menerapkan kebiasaan berkendara yang lebih berhati-hati, fokus, serta melatih kemampuan mereka dalam menganalisa dan memprediksi bahaya.
Tiga peserta terbaik yang berhasil menunjukkan keterampilan analisa bahaya yang unggul dalam kompetisi ini adalah:
- Juara 1: Tirto Adji dari Club HSFCI (Honda Street Fire Club Indonesia)
- Juara 2: Bobby Alexander Lanang dari Club HPCI (Honda PCX Club Indonesia) Chapter Yogyakarta
- Juara 3: Pius Deo Saputra dari Club IMTY (Ikatan Motor Tiger Yogyakarta)
Bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan dalam memprediksi bahaya saat berkendara, Astra Motor Yogyakarta juga menyediakan pelatihan di Astra Motor Safety Riding Center yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman No. 99, Yogyakarta.
“Fokus dalam berkendara adalah kunci. Kecelakaan sering kali terjadi karena pengendara gagal memprediksi bahaya dengan baik,” kata Muhammad Ali Iqbal, Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta.
Dengan meningkatkan kemampuan dalam memprediksi potensi bahaya, kita bisa lebih aman dalam berkendara dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
