portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
Racing

Redline57 Racing Team: Tim Dadakan Albert Twilanda yang Dibangun dari Sebuah Janji

Info

Belum Genap Setengah Tahun Balap, Fiandra dan Firza Mulai Menemukan Ritme di Sepang

Racing

Tiga Tahun Menunggu, Zidan Deo Akhirnya Pecah Telur di MRS Round 4

HeadlineRacing

Hasil Lomba Dandim Cup Road Race 2026 Pemalang

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
Info

Belum Genap Setengah Tahun Balap, Fiandra dan Firza Mulai Menemukan Ritme di Sepang

Wawan
By Wawan
5 Min Read
Banyak Pelajaran dan Pengalaman
SHARE

Otoinfo – Perjalanan seorang pembalap tidak selalu dimulai dari podium. Kadang, pencapaian paling penting justru ketika seorang rider mulai memahami lintasan, menemukan ritme, dan berani menghadapi persaingan dengan pembalap yang memiliki pengalaman lebih banyak.

Cerita itu sedang dijalani Fiandra Reja dan Firza Angkasa bersama Bali Queen Racing Team di SIC Ohvale Junior Championship, Sepang Karting International Circuit, Malaysia.

Keduanya masih sangat muda dalam dunia balap. Menurut Bos Alvin, ayah Fiandra dan Firza sekaligus pemilik Bali Queen Racing Team, jam terbang keduanya baru sekitar 3–4 bulan.

Namun dalam waktu relatif singkat tersebut, Fiandra dan Firza sudah mendapat kesempatan merasakan langsung atmosfer kompetisi di Sepang.

Sepang Jadi Ruang Belajar

Bagi Fiandra dan Firza, Sepang bukan sekadar tempat mengejar posisi finis.

Lintasan ini menjadi ruang belajar untuk memahami bagaimana seorang pembalap harus bekerja dengan kemampuan dirinya sendiri.

Pada Race 1, Fiandra mampu finis P7 di rombongan kedua dengan catatan waktu 57,5 detik. Sementara Firza menyelesaikan balapan di posisi P9 dengan catatan waktu 59,0 detik.

Bagi Alvin, catatan waktu Fiandra menjadi salah satu perkembangan yang menarik.

“Secara time sudah sangat baik. Catatan time 57,5 ini race pace-nya sudah sama dengan rider top Malaysia,” ungkap Alvin.

Catatan tersebut semakin menarik karena Fiandra baru menjalani latihan sekitar dua hari di Sepang.

Sementara itu, menurut Alvin, sejumlah rider lain yang dihadapi Fiandra sudah lebih dahulu memiliki kesempatan latihan rutin di lintasan tersebut.

“Dengan latihan dua hari saja di sini Fiandra bisa dapat 57,5. Tentunya sangat istimewa mengingat rider lain memang sudah lebih dahulu setiap hari latihan di sini,” tambahnya.

Belajar dari Setiap Lap

Kecepatan tersebut tentu tidak muncul begitu saja.

Fiandra dan Firza harus mulai memahami berbagai detail penting dalam balapan, mulai dari titik pengereman, racing line, momentum ketika masuk dan keluar tikungan, hingga bagaimana menjaga ritme dari satu lap ke lap berikutnya.

Menariknya, kompetisi yang mereka ikuti juga memberikan batasan cukup ketat terhadap perubahan pada motor.

Menurut Alvin, setelan kopling, shock, ukuran tekanan ban hingga penggunaan ban tidak bisa bebas diubah. Perubahan gear pun hanya dapat dilakukan secara terbatas dan harus memiliki alasan yang masuk akal.

Dengan kondisi tersebut, kemampuan pembalap menjadi bagian penting dalam mencari performa.

Motor memiliki batas. Skill pembalap yang harus berbicara.

Di sinilah pengalaman menjadi modal penting bagi Fiandra dan Firza.

Setiap lap memberikan informasi baru. Setiap kesalahan menjadi bahan evaluasi. Sementara setiap peningkatan catatan waktu menunjukkan proses adaptasi yang mulai berkembang.

Race 2 Jadi Pelajaran Berikutnya

Race 2 memang belum memberikan hasil sebaik Race 1 untuk Fiandra.

Ia harus menyelesaikan balapan di posisi P10 setelah mengalami senggolan sesaat selepas start.

Namun bagi pembalap yang baru beberapa bulan mengenal dunia balap, situasi seperti itu juga menjadi bagian dari proses belajar.

Balapan tidak selalu berjalan sesuai rencana.

Seorang rider harus belajar menghadapi situasi ketika kehilangan posisi, berada di tengah rombongan, mengambil keputusan dengan cepat, hingga kembali membangun ritme setelah mengalami masalah.

Sementara Firza juga terus beradaptasi dengan karakter lintasan dan persaingan di Sepang.

Belum ada tuntutan bahwa semuanya harus langsung sempurna.

Yang lebih penting adalah bagaimana keduanya terus berkembang dari satu sesi ke sesi berikutnya.

Bukan Sekadar P7 atau P9

Bagi Bali Queen Racing Team, perjalanan di Sepang bukan hanya tentang angka di hasil akhir.

Ada proses yang sedang dibangun.

Fiandra mulai menemukan pace 57,5 detik, sementara Firza mulai berada di wilayah 59 detik.

Keduanya juga mulai memahami bagaimana menghadapi lintasan, regulasi dan persaingan dengan rider yang memiliki pengalaman lebih panjang.

Dengan usia pengalaman balap yang baru 3–4 bulan, setiap lap di Sepang menjadi investasi jam terbang.

Mungkin hari ini Fiandra dan Firza masih belajar mengejar waktu. Tetapi setiap lap yang mereka jalani sedang membangun bekal untuk perjalanan yang jauh lebih panjang.

Sebab seorang pembalap tidak dibentuk hanya oleh kemenangan.

Pembalap dibentuk oleh jam terbang, keberanian mencoba, kemauan belajar dari kesalahan, dan konsistensi untuk terus kembali ke lintasan.

Portal Berita Otomotif Nasional, menghadirkan berbagai tips otomotif, berita balap motor, update kompetisi balap Indonesia, produk otomotif
Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Bali Queen Racing TeamFiandra RejaFirza AngkasaMotoMini MalaysiaOhvale Junior Championshippembalap muda indonesiasepangSIC Ohvale Junior Championship
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Keunggulan Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 G Matic Diesel! MPV Tangguh dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap!
Info

Keunggulan Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 G Matic Diesel! MPV Tangguh dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap!

By Yudi Jude
24/05/2024
Alex Marquez Berjuang Mengatasi Masalah Getaran pada Motor Ducati di Tes Pramusim Qatar
Headline

Alex Marquez Berjuang Atasi Getaran Motor Ducati di Tes Pramusim Qatar

By Sandy
26/02/2024
Kawasaki Ninja H2R 2023: Spesifikasi, Harga, dan Desain Terbaru
Info

Kawasaki Ninja H2R 2023: Spesifikasi, Harga, dan Desain Terbaru

By Rifqi Fauzan
03/12/2023
Yamaha Aerox Tipe Tertinggi 2023: Harga, Fitur Unggulan, dan Spesifikasi
HeadlineInfoProduct

Yamaha Aerox 155 2024, Warna Ungu Bikin Candu!

By Sandy
08/09/2023
Gairahkan Pasar Listrik! AHM Tampilkan ICON e dan CUV e di IMOS 2024
HondaInfoLainnyaProduct

Gairahkan Pasar Listrik! AHM Tampilkan ICON e: dan CUV e: di IMOS 2024

By Dhimas Cipta
01/11/2024
Motor Listrik Honda EM1 e dan EM1 e PLUS Pilihan Stylish dan Praktis untuk Pengendara Muda
Info

Motor Listrik Honda EM1 e dan EM1 e PLUS: Pilihan Stylish dan Praktis untuk Pengendara Muda

By Rifqi Fauzan
20/04/2024
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?