Otoinfo.id-Indonesia Drag Championship (IDC) garapan Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI) diklaim sebagai event bergengsi yang jadi barometer. Untuk itu IDC dipastikan tetap gaspol di tahun ini dengan beberapa perubahan regulasi, salah satunya menyoal regulasi bobot di kelas FFA (Free For All). Sebagai kelas puncak gengsi, “Biar tetap seru dan ketat, ada perubahan regulasi bobot yakni 0-250 cc minimal 103 Kg, sedangkan 250-350 cc bobot minimal 117 Kg,”ujar Yudha Prasetya selaku komandan EROI seperti diungkap pada tulisan sebelumnya.
Baca Juga : Raih Juara Umum di Road Race Sampit, Bukit Jaya Racing Team Dikawal 2 Mekanik TOP
Atas perubahan regulasi itu, Bos Yudi Ditra Jaya angkat bicara. Bahwa adanya regulasi yang berbeda antar event bisa jadi penyebab Ditra Jaya absen di IDC tahun ini. “Selain regulasi bobot juga soal aturan di kualifikasi dan final. Kualifikasi tanpa jumpstart, tapi di final malah pakai jumpstart lagi. Mending sekalian tanpa jumpstart kalo di kelas FFA,”kata Bos Yudi Ditra Jaya yang notabene pemilik salah satu rumah sakit di Solo itu.
Baca Juga : IDC 2023: Aturan Baru Kelas FFA, Beda CC Beda Berat
“Untuk regulasi bobot, mending cari titik tengah antara 2T dan 4T. Kalo untuk 4T minimal 117 Kg, sepertinya terlalu berat. Saran saya sih 4T minimal 113 Kg dan 2T 105 Kg, kalo di luar negeri kan 105 Kg semua,”beber Bos Yudi Ditra Jaya yang menyebut untuk motor FFA nya saat ini 113 Kg dari bahan almu sedanngkan bahan titanium 106 Kg. Jadi? Wawan
https://www.youtube.com/watch?v=gF8sh_69XAI
