Otoinfo.id – Ajang balap lurus paling bergengsi di Indonesia dan boleh dibilang masih jadi barometernya drag bike siap hadir lagi. Memasuki musim 2023, IDC yang digarap Erdeve Indonesia Racing Organizer ini akan memulai konsep yang lebih baru. Kalau kata Yuda Erdeve selaku komandan event ini, di tahun ke-11 ini siap hadirkan konsep yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Langsung saja, IDC 2023 ini akan mengubah sistem penyisihan jadi nama kualifikasi untuk kelas Pro IDC1. Sistemnya berbeda dengan penyisihan di tahun-tahun sebelumnya. Kalau di tahun ini, kualifikasi pakai teknis yang baru.
Baca Juga : Lagi, Rizky Pradipa Akbar Kasih Bukti di Road Race Sampit, Siap Tarung Region Neraka?
“Kualifikasi nanti pakai ET. Jadi tidak ada total time seperti RT. Intinya tidak ada jumpstart. Kalau finalnya tetap pakai RT dan total time,” buka Yuda dalam Press Conference IDC 2023 di Star Steak Prambanan, Rabu (15/2).
“Jadi skill joki dan motor lebih optimal. Pemahaman saya seperti ini. Saya membuat sistem itu untuk bagaimana kita lebih maju. Saya menginginkan pembalap indonesia lebih kompetitif,” sambung Yuda.
Lebih lanjut, “Sisi lainnya, sistem ini bisa melatih mental para pembalap. Ibaratnya di sesi kualifikasi bisa tercepat, nanti di final kan mereka bertarung lebih ketat dengan aturan pakai RT dan ada jumpstart. Ini membuka pembalap untuk lebih berpeluang di final,” tukas Yuda.
Baca Juga : Ini yang Kalian Cari! RCB: Hadirkan Master Brake Pump S1 (Universal)
Oh ya, sistem ini juga membuka peluang pembalap-pembalap yang boleh dibilang ‘belum senior’ bisa menunjukkan skillnya dalam memacu motor. Karena tidak ada tembak lampu.
So, aturan tersebut sifatnya sudah fix. Jadi intinya di hari kualifikasi itu perang motor kencang. Aji
