Otoinfo.id – Memiliki sepeda motor impian kini semakin mudah. Astra Motor Yogyakarta kembali menghadirkan program spesial bertajuk JUNIQUE yang menawarkan berbagai kemudahan pembelian bagi masyarakat di wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas selama periode 1–30 Juni 2026.
Melalui program ini, konsumen tidak hanya mendapatkan pilihan uang muka yang lebih ringan, tetapi juga keuntungan berupa potongan angsuran setiap bulan. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Astra Motor Yogyakarta dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih terjangkau bagi berbagai kalangan.
Bagi masyarakat yang mengincar skutik favorit seperti Honda BeAT, Honda Genio, dan Honda Scoopy, cukup menyiapkan uang muka mulai Rp1 juta. Selain itu, tersedia potongan angsuran sebesar Rp75 ribu setiap bulan sehingga cicilan menjadi lebih ringan.
Promo serupa juga berlaku untuk keluarga Honda Vario 125. Tipe CBS dan CBS-ISS dapat dimiliki dengan uang muka Rp1,7 juta, sementara Vario 125 Street cukup Rp1,3 juta. Seluruh varian tersebut juga memperoleh potongan angsuran bulanan yang sama.
Tidak berhenti di sana, pecinta skutik premium juga mendapat penawaran menarik. Honda Vario 160 hadir dengan uang muka mulai Rp1,3 juta, sedangkan Honda Stylo 160 bisa dibawa pulang dengan uang muka Rp1,9 juta. Adapun Honda PCX160 dan Honda ADV160 ditawarkan dengan uang muka Rp2,1 juta lengkap dengan potongan angsuran Rp75 ribu per bulan.
Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, mengatakan program JUNIQUE dirancang untuk memberikan pengalaman membeli motor Honda yang lebih mudah sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.
“Melalui program ini kami ingin memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki sepeda motor Honda dengan proses yang ringan, nyaman, dan penuh keuntungan,” ujarnya.
Menariknya, setiap pembelian melalui program JUNIQUE juga dilengkapi perlindungan Asuransi Jiwa dan Asuransi Kehilangan Motor tanpa biaya tambahan. Seluruh promo ini dapat dinikmati di jaringan dealer resmi Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas selama periode program berlangsung.


