
Otoinfo.id – Dalam dunia motor listrik, Gogoro, merek ternama asal Taiwan, kini terjerat dalam skandal besar terkait subsidi pemerintah. Dikutip dari Taipei Times, mantan karyawan perusahaan ini melaporkan dugaan penipuan subsidi yang dilakukan Gogoro kepada Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan. Subsidi yang seharusnya mendukung produksi lokal ternyata dipertanyakan karena penggunaan komponen dari luar negeri.
Gogoro, yang telah menerima lebih dari NT$ 600 juta (setara Rp 288,1 miliar) dalam bentuk subsidi, diduga menggunakan mesin dan suku cadang utama dari China. Meskipun perusahaan melaporkan kepada kementerian bahwa mereka menggunakan komponen lokal, informasi baru ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai integritas laporan mereka.
Menyusul kabar mengejutkan ini, CEO dan Chairman Gogoro, Horace Luke, mengumumkan pengunduran dirinya. Keputusan ini terjadi di tengah kerugian finansial yang dialami perusahaan dan penyelidikan yang sedang berlangsung. Luke, sebagai pendiri, telah berperan penting dalam memperluas Gogoro di pasar global. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan keyakinan terhadap masa depan perusahaan meskipun memilih untuk mundur.

Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan kini tengah menyelidiki praktik Gogoro yang dianggap tidak sejalan dengan tujuan subsidi, yaitu mendorong penggunaan suku cadang dalam negeri. Penyelidikan ini menjadi perhatian besar, mengingat dampaknya terhadap industri motor listrik di Taiwan dan kepercayaan publik terhadap subsidi pemerintah.
Dengan semakin ketatnya pengawasan terhadap praktik subsidi, masa depan Gogoro dan kepemimpinan baru yang akan datang tetap menjadi sorotan. Apakah perusahaan ini dapat pulih dari skandal ini? Hanya waktu yang akan menjawab.

