Otoinfo- Jorge Martin, pembalap Prima Pramac Racing yang tengah memburu gelar juara dunia, tampaknya kini menghadapi tantangan yang semakin berat. Di balapan terbarunya di Qatar (19/11), Martin mengalami performa yang buruk dengan hanya finis di posisi ke-10. Sementara itu, Pecco Bagnaia, mantap di podium ke-2. Kini, Martin terpaut 21 poin di belakang Bagnaia dan hanya menyisakan 37 poin di seri terakhir Valencia.
Baca juga: Kecewa Berat! Jorge Martin Jauh Dari Gelar Juara MotoGP 2023
Kekecewaan yang dirasakan Jorge Martin begitu besar, terutama karena faktor ban yang menjadi alasan utama di balapan tersebut. Martin kesulitan untuk menyalip dan terus terpaut jauh dari pesaingnya setiap putarannya.
“Bannya tidak berfungsi, saya tidak bisa berbuat banyak. Hal itu belum pernah terjadi pada saya, aneh sekali hal itu terjadi di sini, di Qatar, di mana saya sangat dekat. Saya tidak mengatakan hal itu terjadi dengan sengaja, namun Michelin tentu saja perlu mengambil langkah,” kata Martin.
“Bagi saya, sayang sekali kejuaraan ditentukan seperti ini. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, saya sangat menyesal setelah setahun berjuang, tapi seperti ini. Saya pikir saya pantas mendapatkan gelar seperti Pecco, sekarang dia tangguh,” jelasnya dilansir dari corsedimoto.
Pada balapan mendatang di seri terakhir Valencia, Jorge Martin harus segera menemukan solusi agar dapat mengatasi masalah performa yang dihadapinya. Waktu yang semakin mepet, menambah tekanan besar bagi pembalap Spanyol ini untuk mencari strategi yang tepat, guna mengejar ketertinggalan poin dalam perburuan gelar juara dunia.
So, jangan lewatkan MotoGP Valencia di sirkuit Ricardo Tormo akhir pekan ini, (24-26/11/2023)
Berikut adalah standing point MotoGP 2023 pasca GP Qatar.Cekidot!!!

