Otoinfo – Pada motor balap, sistem pengereman bukan hanya soal kaliper, cakram atau kampas. Ada satu komponen yang sering luput dari perhatian, tetapi memiliki tugas penting menjaga posisi kaliper tetap rigid, yakni bracket kaliper.

Hal tersebut menjadi perhatian AB. Bendol, mekanik sekaligus owner 20Performance, yang terbaru mengembangkan bracket kaliper berbahan aluminium 6061-T6.
Menurut Bendol, produk tersebut dikembangkan untuk beberapa aplikasi motor balap, mulai dari Honda GTR, Yamaha MX King, Underbone 125 cc 2T hingga bebek 2T Standard.
“Bracket ini kita buat menggunakan material T6 6061. Aplikasinya untuk GTR, MX King, Underbone 125 2T dan bebek 2T Standard,” ujar AB. Bendol.
Mengapa Memilih 6061-T6?
Aluminium 6061 dikenal memiliki kombinasi antara kekuatan, bobot yang relatif ringan serta karakter yang cukup baik untuk proses machining. Sementara T6 menunjukkan kondisi material setelah melalui proses perlakuan panas untuk meningkatkan karakter mekanisnya.
Dalam bracket kaliper, pemilihan material menjadi penting karena komponen ini menerima beban ketika sistem pengereman bekerja.
Saat kampas menjepit cakram, gaya pengereman diteruskan melalui kaliper menuju bracket dan selanjutnya ke dudukan motor. Karena itu, bracket harus mampu mempertahankan posisi kaliper terhadap cakram.

Bendol mengatakan aspek tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan produknya.
“Kita memang fokusnya membuat bracket yang kuat dan tidak gampang mleyot ketika digunakan, termasuk saat kondisi panas,” jelas Bendol.
Bukan Sekadar Soal Material
Meski material menjadi bagian penting, karakter sebuah bracket tidak hanya ditentukan oleh jenis aluminium.
Desain, ketebalan, bentuk konstruksi, posisi mounting, kualitas machining hingga penggunaan baut ikut menentukan rigiditas komponen.
Dengan kata lain, penggunaan 6061-T6 menjadi fondasi material, sedangkan desain dan proses pembuatannya menentukan bagaimana material tersebut bekerja sebagai bracket.

Hal ini penting terutama pada motor balap yang mengalami pengereman berulang dengan beban dan temperatur yang berubah sepanjang sesi.
Mulai Dipakai Tim Balap
Bracket 20Performance juga disebut sudah digunakan oleh beberapa tim balap. Salah satunya Honda NWN, dengan mekanik Satria asal Semarang yang merupakan putra dari mekanik senior Aar.
“Sudah ada beberapa tim yang menggunakan. Salah satunya Honda NWN,” kata Bendol.
Penggunaan di lintasan menjadi menarik karena bracket bukan hanya diuji dari sisi pemasangan. Komponen harus bekerja secara konsisten dalam menghadapi siklus pengereman, temperatur dan beban mekanis berulang.
Pada akhirnya, 6061-T6 bukan sekadar angka pada spesifikasi material. Di baliknya terdapat kebutuhan untuk mendapatkan kombinasi antara bobot, kekuatan, rigiditas dan ketahanan dalam penggunaan.
Dan pada motor balap, komponen yang terlihat kecil seperti bracket kaliper justru memiliki pekerjaan besar: memastikan kaliper tetap berada di posisi yang seharusnya ketika pembalap menarik tuas rem pada kecepatan tinggi.


