Otoinfo.id – Setelah dua musim yang kurang menggembirakan, Yamaha akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di ajang MotoGP. Pabrikan asal Jepang ini memang tertinggal jauh dari pesaing Eropa, namun mereka tidak tinggal diam.
Di bawah status tim dengan hak konsesi pada musim 2024, Yamaha telah melakukan sejumlah upaya besar untuk meningkatkan performa motor YZR-M1, berusaha mengejar ketertinggalan dari Ducati dan pabrikan lainnya.
Langkah besar Yamaha termasuk merekrut dua insinyur Ducati berpengalaman, Marco Nicotra dan Massimo Bartolini, untuk membantu pengembangan motor. Selain itu, Yamaha juga mendatangkan Augusto Fernandez, eks pebalap MotoGP, sebagai test rider untuk menambah pengalaman di lintasan mulai musim 2025.
Hasilnya mulai terlihat. Fabio Quartararo, sang pebalap andalan Yamaha, kini lebih sering tampil di sesi kualifikasi 2, dan mampu meraih beberapa hasil di posisi 10 besar dalam balapan pada paruh kedua musim 2024.
Yamaha bahkan menunjukkan perubahan signifikan dalam pendekatan mereka terhadap pengujian suku cadang, dengan berani menguji coba komponen baru di tengah musim—langkah yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.
“Harapannya adalah untuk sedikit lebih cepat, tapi di paruh pertama musim ini, lebih dari sekadar peningkatan motor, cara kami mengubah cara kerja sangat penting untuk mengubah mentalitas,” ujar Quartararo mengomentari perubahan besar yang terjadi dalam tim Yamaha.
Perkembangan ini juga mendapat pengakuan dari Francesco Bagnaia, juara dunia MotoGP. Dalam sesi tes pramusim, Bagnaia mengamati dengan seksama kemajuan yang dibuat oleh Yamaha dan menyatakan bahwa Quartararo kini menjadi ancaman yang serius di musim 2025.
“Saya tidak mengabaikan Fabio Quartararo, karena Yamaha telah membuat kemajuan yang sangat besar,” kata Bagnaia, yang juga menambahkan bahwa selain Quartararo, lawan terberatnya untuk musim depan tetap Marc Marquez, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi.
Yamaha tampaknya telah memperlihatkan bahwa mereka siap untuk bersaing lebih ketat dengan Ducati dan tim lainnya di musim mendatang, dengan performa yang semakin meningkat serta strategi yang lebih matang.






