
Otoinfo.id – Jelang pembukaan Kejurda Road Race Jawa Barat 2025, atmosfer panas sudah terasa di sirkuit Brigif 15 Kujang II, Cimahi. Salah satu tim yang paling menyita perhatian adalah WH19 Tus Racing, yang akan tampil dengan full skuad dan 10 motor andalan.
Tim yang dikomandoi oleh Wawan Hermawan, mantan pembalap nasional asal Ciamis, dikenal memiliki pendekatan pembinaan yang kuat. Kali ini, ia tidak hanya tampil untuk menang, tetapi juga membawa misi jangka panjang: pembinaan talenta muda di bawah naungan WH19 Racing School.
Susunan Rider WH19 Tus Racing di Seri Pembuka Kejurda 2025
Berikut susunan skuad yang disiapkan WH19 Tus Racing di berbagai kelas:

- Kelas Beginner: Aljabar, Irvan, Gibran, Krisna
- Kelas Rookie: Fadil, Gibran, Alexsa, Kawahara, Alan
- Kelas Novice: Kawahara
- Kelas Expert: Dwiki
- Kelas Matic Wanita: Anisa
Terlihat jelas bahwa WH19 Tus Racing memprioritaskan regenerasi. Beberapa nama merupakan siswa lama di WH19 Racing School seperti Gibran, Kawahara, dan Aljabar, sementara lainnya masih sangat baru di dunia kompetitif.
Strategi dan Target Realistis WH19 di Kejurda Road Race Cimahi
Saat ditemui di sela-sela persiapan, Wawan Hermawan menjelaskan bahwa target tim sangat variatif tergantung tingkat pengalaman masing-masing rider.
“Untuk anak-anak baru, targetnya bukan podium dulu, tapi penambahan jam terbang dan evaluasi teknis. Sedangkan murid lama seperti Kawahara, Aljabar, dan Gibran harus bisa podium dan bawa poin maksimal,” ungkap Wawan.
Strategi ini cukup cerdas, karena tidak membebani semua pembalap dengan tekanan yang sama. Justru pendekatan ini membuka ruang bagi rider muda untuk berkembang secara bertahap tanpa kehilangan rasa percaya diri.
WH19 Tus Racing Bukan Sekadar Tim, Tapi Pabrik Talenta Balap Masa Depan
Sebagai jurnalis yang kerap meliput road race nasional, saya melihat WH19 bukan sekadar tim peserta lomba. Ini adalah inkubator talenta balap Indonesia.
Di tengah maraknya tim yang hanya fokus hasil instan, WH19 memilih jalur pembinaan. Bahkan, nama-nama seperti Kawahara dan Gibran sudah mulai diperhitungkan di level regional berkat jam terbang bersama WH19.
Tantangan di Seri Perdana: Adaptasi dan Konsistensi
Sirkuit Brigif 15 Kujang II di Cimahi dikenal teknikal dan tricky. Bagi pembalap muda, ini adalah ujian sesungguhnya. Tantangannya bukan hanya soal kecepatan, tapi juga konsistensi dan manajemen balapan.
Jika strategi Wawan Hermawan berhasil, maka WH19 Tus Racing bukan hanya akan jadi tim ramai kuantitas, tapi juga kuat secara kualitas.
WH19 Tus Racing Siap Bikin Kejutan di Kejurda Jabar 2025
Dengan formasi full skuad dan pendekatan yang realistis, WH19 Tus Racing menjadi salah satu tim paling menarik untuk disimak di Kejurda Road Race Jabar 2025. Mereka membawa bukan hanya motor dan rider, tapi juga semangat pembinaan dan regenerasi balap motor nasional.
Akankah strategi Wawan Hermawan membuahkan hasil sejak seri pembuka? Kita tunggu aksi mereka pada 12-13 September mendatang!

