
Otoinfo – Pada hari kedua Uji Coba Shakedown MotoGP Sepang 2025, para rider terus menguji motor mereka di sirkuit Sepang, Malaysia. Uji coba ini sangat penting karena menjadi persiapan awal para pembalap dan tim untuk musim baru, sebelum dimulainya uji coba resmi pada 5 Februari. Seiring berjalannya waktu, kondisi trek yang basah akibat hujan semalam sempat memperlambat sesi pagi, namun para pembalap tetap berusaha melakukan penyesuaian dan pengumpulan data yang sangat diperlukan.
Update Pukul 14:00 (WIB)
Pada sesi kedua hari kedua, Fermin Aldeguer dari Gresini Ducati mencatatkan waktu tercepat, dengan waktu 1:59.479 detik. Rider asal Spanyol tersebut berhasil mengungguli Pol Espargaro (KTM Test Rider) yang berada di posisi kedua dengan selisih sangat tipis, yaitu 0.008 detik. Dani Pedrosa, yang juga mengendarai KTM RC16, menempati posisi ketiga dengan waktu 0.222 detik lebih lambat dibanding Aldeguer.
Berikut adalah hasil waktu terbaik untuk sesi pukul 14:00 (WIB) hari kedua:

- Fermin Aldeguer (SPA) – Gresini Ducati (GP24) – 1:59.479 detik
- Pol Espargaro (SPA) – KTM Test Rider (RC16) – +0.008 detik
- Dani Pedrosa (SPA) – KTM Test Rider (RC16) – +0.222 detik
- Fabio Quartararo (FRA) – Monster Yamaha (YZR-M1) – +0.338 detik
- Takaaki Nakagami (JPN) – Honda Test Rider (RC213V) – +0.400 detik
- Ai Ogura (JPN) – Trackhouse Aprilia (RS-GP25) – +0.553 detik
- Jack Miller (AUS) – Pramac Yamaha (YZR-M1) – +1.239 detik
- Alex Rins (SPA) – Monster Yamaha (YZR-M1) – +1.315 detik
- Michele Pirro (ITA) – Ducati Test Rider (GP25) – +1.552 detik
- Test Rider (N/A) – Yamaha Factory Racing (YZR-M1) – +2.036 detik
- Lorenzo Savadori (ITA) – Aprilia Test Rider (RS-GP25) – +2.389 detik
- Miguel Oliveira (POR) – Pramac Yamaha (YZR-M1) – +3.319 detik
- Somkiat Chantra (THA) – LCR Honda (RC213V) – +4.350 detik
Update Pukul 13:00 (WIB)
Pada sesi uji coba pukul 13:00 (WIB), Fabio Quartararo kembali menunjukkan kecepatannya, mencatatkan waktu 1:59.875 detik, yang hanya sedikit lebih cepat dari Takaaki Nakagami (Honda Test Rider), yang berada di posisi kedua dengan selisih 0.004 detik. Di posisi ketiga, Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia menempati posisi tersebut dengan waktu +0.445 detik lebih lambat dari Quartararo.
Berikut adalah hasil waktu terbaik untuk sesi pukul 13:00 (WIB) hari kedua:
- Fabio Quartararo (FRA) – Monster Yamaha (YZR-M1) – 1:59.875 detik
- Takaaki Nakagami (JPN) – Honda Test Rider (RC213V) – +0.004 detik
- Ai Ogura (JPN) – Trackhouse Aprilia (RS-GP25) – +0.445 detik
- Fermin Aldeguer (SPA) – Gresini Ducati (GP24) – +0.472 detik
- Pol Espargaro (SPA) – KTM Test Rider (RC16) – +1.094 detik
- Jack Miller (AUS) – Pramac Yamaha (YZR-M1) – +1.140 detik
- Michele Pirro (ITA) – Ducati Test Rider (GP25) – +1.156 detik
- Dani Pedrosa (SPA) – KTM Test Rider (RC16) – +1.447 detik
- Lorenzo Savadori (ITA) – Aprilia Test Rider (RS-GP25) – +1.993 detik
- Somkiat Chantra (THA) – LCR Honda (RC213V) – +8.731 detik
Update Pukul 12:00 (WIB)
Pada sesi pertama hari kedua, Michele Pirro dari Ducati menjadi satu-satunya rider yang berhasil mencatatkan waktu lap pada pukul 12:00 (WIB), dengan waktu 2:06.514 detik. Ini menunjukkan bahwa kondisi trek yang masih basah setelah hujan semalam menyebabkan awal uji coba berjalan lebih lambat, dan sebagian besar rider memilih untuk menunggu kondisi trek membaik.
Pentingnya Uji Coba Shakedown
Uji coba Shakedown ini adalah kesempatan pertama bagi banyak rider dan tim untuk mengumpulkan data penting terkait motor dan setup yang akan digunakan di musim 2025. Meskipun hasil sesi uji coba ini belum bisa dijadikan patokan akhir, para tim menggunakan informasi ini untuk melakukan penyesuaian teknis sebelum memasuki uji coba resmi yang lebih besar pada 5-7 Februari.
Kesimpulan
Hari kedua uji coba Shakedown di Sepang 2025 terus menunjukkan persaingan ketat antara rider. Fermin Aldeguer dan Pol Espargaro menjadi dua rider yang menunjukkan kecepatan yang sangat menjanjikan di awal uji coba, namun hasil lengkap akan semakin jelas saat uji coba resmi dimulai. Dengan data yang terkumpul selama uji coba ini, tim diharapkan bisa melakukan perbaikan yang diperlukan agar siap menghadapi tantangan musim 2025.

