Otoinfo.id – Banyak orang kerap keliru menyamakan Mitsubishi Pajero dengan Pajero Sport. Padahal keduanya adalah dua varian SUV yang berbeda segmen. Pajero merupakan SUV legendaris dengan dimensi besar dan positioning sekelas Toyota Land Cruiser, sementara Pajero Sport lebih ditujukan sebagai SUV ladder frame berukuran menengah.
Menariknya, Pajero di beberapa negara juga dikenal dengan nama lain seperti Shogun di Inggris dan Montero di Amerika Latin. Popularitas global ini membuat Pajero dianggap sebagai salah satu SUV paling bersejarah yang pernah dibuat Mitsubishi.
Sejarah Mitsubishi Pajero: Dari 1982 hingga Generasi Keempat
Generasi Pertama (1982–1991)
Mitsubishi Pajero lahir pada tahun 1982. Generasi pertamanya hadir dengan desain tangguh, serta pilihan atap unik. Ada versi atap logam, atap kanvas (canvas top), serta opsi tiga pintu dan lima pintu.
SUV ini langsung mendapat tempat di hati pecinta off-road berkat ketangguhan mesinnya serta kemampuan menjelajah segala medan.
Generasi Kedua (1991–1999)
Pada 1991, lahir Pajero generasi kedua yang semakin bervariasi. Mitsubishi menawarkan empat tipe bodi: atap logam, atap tengah, atap kick-up, dan J-top. Teknologi 4WD-nya juga semakin canggih, membuat Pajero makin digandrungi pecinta adventure.
Baca Juga:Â Cocok Buat Usaha Rental, Harga Mobil Bekas Daihatsu Luxio Mulai Rp 100 Jutaan, Kabin Luas Muat 8 Orang!
Generasi Ketiga dan Keempat
Generasi ketiga hadir dengan desain lebih modern, suspensi independen, dan fitur keselamatan yang lebih baik. Lalu generasi keempat, yang terakhir diproduksi sebelum Pajero resmi disuntik mati pada 2021, dikenal sebagai varian paling mewah dengan mesin bertenaga besar hingga 4.000 cc V6.
Harga Mitsubishi Pajero 4.000 Cc
Mitsubishi Pajero bermesin 4.000 cc V6 bukan sekadar SUV biasa. Ia menawarkan performa tinggi dengan tenaga besar yang cocok untuk medan berat maupun perjalanan jauh.
Di pasar mobil bekas Indonesia, harga Mitsubishi Pajero 4.000 cc bervariasi tergantung kondisi dan tahun pembuatan. Rata-rata unit generasi keempat lansiran akhir 2000-an hingga awal 2010-an dibanderol di kisaran Rp 500 juta – Rp 800 juta, tergantung kelengkapan dan kondisi mobil.
Meski bukan lagi diproduksi baru, peminat Pajero tetap tinggi karena statusnya sebagai SUV ikonik dan nilai historisnya.
Baca Juga:Â Kenali Jenis Cat yang Paling Cocok untuk Motor dan Mobil
Pajero vs Pajero Sport: Mana yang Cocok untuk Anda?
- Mitsubishi Pajero 4.000 cc cocok untuk mereka yang mencari SUV bongsor, bertenaga besar, dan punya nilai historis tinggi. Mobil ini setara dengan Land Cruiser dalam hal gengsi dan kemampuan.
- Mitsubishi Pajero Sport lebih realistis untuk kebutuhan sehari-hari. Mesinnya lebih efisien, dimensinya lebih kompak, dan harganya lebih terjangkau.
Mitsubishi Pajero 4.000 cc bukan sekadar SUV, tapi sebuah legenda yang membuktikan reputasi Mitsubishi di kancah dunia otomotif. Dengan sejarah panjang sejak 1982 hingga generasi keempat, Pajero telah menjadi simbol ketangguhan, kenyamanan, dan gengsi.
Meski kini sudah tidak diproduksi, harga bekasnya masih tinggi dan tetap diminati para kolektor maupun penggemar SUV tangguh. Jadi, kalau Anda ingin merasakan sensasi mengendarai SUV legendaris tanpa embel-embel Sport, Mitsubishi Pajero 4.000 cc adalah jawabannya.


