
Otoinfo – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Mazda di Indonesia, menetapkan target ambisius untuk tahun 2024 dengan peningkatan 20 persen dari target tahun ini. Menurut Ricky Thio, Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), target penjualan yang ditetapkan adalah sebanyak 6.000 unit pada tahun 2024, didorong oleh respons positif pada tahun ini.
Meskipun hingga Oktober 2023, Mazda baru berhasil menjual sekitar 4.100 unit, terdapat selisih yang signifikan untuk mencapai target tahun ini sebanyak 5.000 unit. Ricky Thio memastikan bahwa pihaknya memiliki strategi khusus untuk meningkatkan penjualan pada tahun mendatang.
Ricky menjelaskan bahwa strategi yang diterapkan saat ini akan terus dilanjutkan pada tahun depan untuk mencapai pasar yang lebih luas, terutama karena Mazda menjadi pemain yang mengincar pasar premium. “Kami akan mendorong semua model keluar, salah satunya melalui acara seperti Power Drive. Keunggulan acara seperti ini adalah konsumen dapat mencoba semua model kami, tidak seperti di pameran yang terbatas dalam uji coba unit,” ujarnya.

Meskipun tantangan mencapai target 5.000 unit hingga akhir tahun ini masih ada, Ricky menyatakan keyakinannya bahwa hal tersebut dapat tercapai sesuai dengan target Mazda Indonesia. Selain itu, ia menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan peran dealer yang sudah ada saat ini, terutama untuk memenuhi permintaan yang tinggi terhadap Mazda CX-5. Hal ini mencakup percepatan proses inden atau masa tunggu konsumen. “Kami juga bekerja sama dengan seluruh dealer, terutama di Jabodetabek, dengan pengalaman yang hampir mirip. Untuk pasokan, saat ini masih belum ada, namun CX-5 sempat mengalami fluktuasi. Saat ini, permintaan untuk CX-5 sedikit lambat. Inden untuk CX-5 memakan waktu satu hingga dua bulan, itu rata-rata di Mazda,” ujar Ricky.Otoinfo

