Otoinfo.id – Tommy Richard Orlando menjadi salah satu pembalap paling konsisten di Manahadap Road Race 2026 seri 2 yang berlangsung di Sirkuit Boyolali, 10–11 Oktober. Pembalap asal Bantul, Yogyakarta, tersebut sukses meraih pole position sekaligus kemenangan di kelas Sport 2T TU 140 menggunakan Yamaha RX King.
Penampilan dominan Tommy tentu menarik perhatian. Apalagi, motor yang digunakannya merupakan hasil riset mandiri.
Ternyata, ada komponen baru yang menjadi bagian dari pengembangan pacuan RX King tersebut, yakni knalpot Creampie yang dibuat sesuai permintaan Tommy.

“Kali ini pakai knalpot dengan spek terbaru. Ada ubahan pada baffle dan pipa stinger model cobra. Saat naik dyno ketemu 35 HP dengan torsi 23,7 Nm. Motornya jadi nyaman dan tenaga tidak liar, pokoknya dipakai enak,” ujar Tommy.
Menurut Tommy, karakter tenaga yang dihasilkan terasa lebih nyaman untuk menghadapi Sirkuit Boyolali yang memiliki karakter tricky. Sayangnya, ia belum bersedia membeberkan secara detail ukuran dan perhitungan teknis knalpot terbaru tersebut.
Selain knalpot, Tommy juga mengembangkan perangkat quickshifter Litedrive. Komponen ini dirancang untuk membantu proses perpindahan gigi lebih efisien sehingga kehilangan tenaga saat pergantian gigi dapat diminimalkan.
Menariknya, riset quickshifter tersebut tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan balap.

Tommy menyebut perangkat serupa juga banyak digunakan pada motor harian, termasuk motor yang sudah dimodifikasi untuk kegiatan sunmori.
“Sudah banyak kok yang pakai. Bukan cuma di balap, tapi laris dipakai harian. Seperti Ninja korek harian yang buat sunmori,” tukas Tommy.
Yang pasti, riset knalpot Creampie dan pengembangan quickshifter Litedrive menjadi bagian dari upaya Tommy menyempurnakan RX King andalannya. Hasilnya, ia mampu mengamankan pole position dan kemenangan di Manahadap Road Race 2026 Boyolali.


