portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineInfo

Data Logger: Membantu atau Justru Membentuk Pembalap?

HeadlineRacing

Lady Racer Fatika Yanuar Comeback di Kandang, Raih Prestasi Gemilang di Dandim Cup Road Race 2026 Pemalang!

HeadlineRacing

Akhir Pekan Sibuk! Pasukan RH57 Divisi Drag Bike ke Sentul, Road Race ke Mijen, Apa Target Bayu Ucil?

Racing

30 HP Tetap, Bang Raza: R15 Fahmi Basam Dibuat Lebih Gahar, Apa Rahasianya? Fakta Juara Nasional 2025-2026

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
HeadlineRacingTips

Otot Mulai Bicara di Lap Akhir, Benarkah Kekuatan Otot Pengaruhi Race Pace Pembalap Muda?

Wawan
By Wawan
3 Min Read
SHARE

Otoinfo.id – Dalam balap motor, kecepatan bukan hanya tentang seberapa cepat seorang pembalap mampu mencetak best lap. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana mempertahankan pace tersebut sampai bendera finis.

Di sinilah kondisi fisik, khususnya kemampuan otot melawan fatigue, mulai memainkan peran penting.

Sejumlah penelitian pada pembalap motor menunjukkan adanya kelelahan otot selama aktivitas balap, termasuk pada otot forearm dan tangan. Penurunan kemampuan otot tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan pembalap mempertahankan kontrol dan output fisiknya sepanjang race.

Namun, apakah berarti semakin kuat otot, semakin cepat race pace?

Tidak sesederhana itu.

Menurut Gandung Darmoko, pelatih fisik asal Yogyakarta yang telah lama menangani pembalap motor, kebutuhan fisik pembalap berbeda dengan atlet yang berlatih untuk membesarkan massa otot.

“Yang dibutuhkan pembalap motor adalah daya tahan. Bebannya tidak harus terlalu berat, tetapi repetisinya lebih banyak dan gerakannya dilakukan dengan cepat,” ujar Gandung dalam wawancara yang dipublikasikan sebelumnya.

Pernyataan tersebut menjadi penting. Dalam balap, pembalap tidak hanya membutuhkan maximum strength, tetapi juga strength endurance—kemampuan mempertahankan kerja otot berulang kali tanpa penurunan performa yang besar.

Ketika Napas Masih Oke, Pace Mulai Hilang

Salah satu situasi yang menarik terjadi ketika seorang pembalap merasa napasnya masih terkendali, tetapi lap time mulai melambat pada beberapa lap terakhir.

Kondisi seperti ini tidak otomatis berarti masalah kardio. Fatigue pada otot juga perlu diperiksa.

Ketika otot mulai lelah, kualitas pengereman, kontrol motor, posisi tubuh, hingga konsistensi input pembalap dapat ikut berubah.

Karena itu, evaluasi pembalap muda sebaiknya tidak berhenti pada best lap.

Tim perlu melihat:

rata-rata lap time,

selisih lap awal dan lap akhir,

konsistensi setiap lap,

respons tubuh setelah beberapa lap,

serta indikasi fatigue pada bagian tubuh tertentu.

Bukan Sekadar Membuat Pembalap “Lebih Kuat”

Gandung sendiri pernah menangani program fisik pembalap melalui kombinasi weight training, circuit training, dan latihan aerobik dalam Yamaha Racing Academy.

Artinya, latihan fisik pembalap seharusnya diarahkan pada kebutuhan balap, bukan sekadar mengejar tubuh yang lebih berotot.

Bagi pembalap muda, tujuan akhirnya sederhana: membuat kemampuan fisik mampu mengikuti tuntutan motor dan riding sampai lap terakhir.

Sebab, race pace yang bagus bukan hanya ketika stopwatch mencatat lap tercepat.

Race pace yang sesungguhnya adalah ketika pembalap masih mampu mempertahankan kualitas riding saat tubuh mulai lelah.

Di situlah sport science menjadi penting—membaca apa yang terjadi pada tubuh, menghubungkannya dengan data lap time, lalu mengubahnya menjadi program latihan yang lebih tepat.

Karena di lintasan, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat pembalap bisa melaju. Tetapi juga seberapa lama tubuhnya mampu mempertahankan kecepatan itu.

Portal Berita Otomotif Nasional, menghadirkan berbagai tips otomotif, berita balap motor, update kompetisi balap Indonesia, produk otomotif
Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Gandung DarmokoKekuatan OtotLatihan Fisik PembalapMotorsportMuscle FatigueOtoinfo.idpembalap mudaRace PaceSport ScienceStrength Endurance
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Hemat Bahan Bakar dan Tangguh! Kenalan dengan Honda CD70 Dream 2025!
HeadlineHondaInfoProduct

Hemat Bahan Bakar dan Tangguh! Kenalan dengan Honda CD70 Dream 2025!

By Dhimas Cipta
17/10/2024
HeadlineModif

Modifikasi Yamaha MT 25: Street Fighter Wins Paddock Is Back

By otoinfo
02/06/2018
HeadlineRacing

Rafid Samaro Kaligis Siswa SD Cipinang 01 Kuda Laut Raih Double Winner di Mini Sport Bike, Final Kejurnas Motoprix 2024 Tasikmalaya

By Setiaji
11/11/2024
HeadlineRacing

Resmi Gabung Faenzo28l! Febrian Yusuf Siap Guncang Balap Nasional 2026

By Setiaji
08/01/2026
HeadlineRacing

Pikoli Open Championship  Siap Jadi Sorotan Lagi di Final Kejurnas Motoprix 2024 Region B

By Setiaji
03/11/2024
CommunityHeadline

YLAC Siap Gelar Anniversary Kedua, Konsepnya Meriah dengan Prokes Ketat!

By otoinfo
09/06/2021
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?