
Otoinfo.id – Fakta bila MX King masih dominan dibuktikan lewat podium Race 1 dan Race 2 Expert Oneprix 2023 Seri 3 Tasikmalaya (8-9/7). Jawaranya semua pakai MX King, bahkan 10 besar masih dominan MX King.
Race 1 dimenangkan Aditya Fauzi yang disusul Willy Hammer, keduanya dibackup tuner Leon Racetech. Selanjutnya ketiga Aldiaz Aqsal yang dibackup tuner Gendut GDT Racing. Race 2 giliran Hafid dan Aditya Fauzi yang menang 1-2, ketiganya masih Aldiaz Aqsal.
Baca Juga : Oneprix 2023 (Seri 3): Candra Hermawan Kokoh di Puncak Klasemen Bersama VND Six Star

Konteks ini tentu menjadi perhatian di kalangan balap. Ada yang bilang kalau balapan monoton karena yang menang itu-itu saja. Sudah ditebak dan bisa dibilang tidak seimbang pertarungannya. Terlalu dominan, apalagi skuad Racetech yang mendominasi pertarungan baris depan.
Padalah jika diketahui ada regulasi baru yakni velg MX King wajib pakai tapak lebih lebar dari pacuan Honda. Namun aturan tersebut disebut tidak efektif, karena masih saja MX King dominan. Dan jika melihat hasil para pembalap Honda hanya finish diluar 10 besar.
Jadi pertanyaan apakah kondisi seperti ini akan tetap berlanjut kedepannya? Jika iya maka dipastikan balapan jadi monoton, karena pemenangnya sudah bisa ditebak.
Baca Juga : Ungkap Fakta Djava Adventure#3: Punya Agenda Wajib Turing dan Adventure, Ini Sosok Sentralnya!
So, boleh jadi perhatian khusus masalah ini. Karena di balap level internasional pun ada solusi untuk membuat kompetisi berlangsung seru dan ketat. Misal sebut saja di balap Asia, ada pemotongan RPM guna kompetisi yang berimbang. Aji

