Otoinfo.Id – Persaingan MotoGP Indonesia 2026 langsung memanas sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Jumat (9/10/2026). Marco Bezzecchi memang berhasil menempati posisi tercepat, tetapi kehadiran Marc Marquez di urutan kedua menjadi sinyal bahwa dominasi Aprilia belum sepenuhnya aman.
- Marc Marquez Beri Ancaman, Aprilia Tak Bisa Bersantai
- Marco Bezzecchi Punya Modal Kuat di Mandalika
- Jorge Martin dan Marc Marquez Terlibat Persaingan Krusial
- Pedro Acosta Jadi Ancaman dari KTM
- Hasil FP1 MotoGP Mandalika 2026
- Insiden Juga Warnai Sesi Latihan Mandalika
- Kesimpulan: Aprilia Unggul, tetapi Ducati Masih Mengancam
Pembalap Aprilia Racing tersebut mencatatkan waktu 1 menit 30,132 detik. Sementara itu, Marquez yang memperkuat Ducati Lenovo Team hanya terpaut 0,237 detik dari Bezzecchi.
Hasil ini membuat persaingan di Mandalika menarik untuk dicermati. Aprilia memperlihatkan kecepatan menjanjikan, sedangkan Ducati masih memiliki peluang untuk memberikan perlawanan melalui juara dunia tujuh kali tersebut.
Marc Marquez Beri Ancaman, Aprilia Tak Bisa Bersantai
Aprilia mengawali akhir pekan balap dengan modal positif. Bezzecchi mampu mempertahankan posisinya di puncak, sementara Jorge Martin menyelesaikan FP1 di urutan ketiga.
Namun, perhatian tertuju pada Marquez yang mampu memperbaiki catatan waktunya menjelang akhir sesi. Pembalap asal Spanyol itu akhirnya menyodok ke posisi kedua dan memisahkan dua pembalap Aprilia di barisan terdepan.
Selisih waktu yang relatif tipis memperlihatkan bahwa Ducati masih memiliki kecepatan untuk bersaing. Marquez memang belum mampu melampaui catatan waktu Bezzecchi, tetapi hasil FP1 memberikan gambaran bahwa pertarungan kedua pabrikan berpotensi berlangsung ketat.
Bagi Aprilia, hasil ini menjadi modal penting sekaligus peringatan. Mereka perlu menjaga konsistensi performa agar keunggulan pada sesi pembuka tidak hilang ketika persaingan memasuki sesi yang lebih menentukan.
Marco Bezzecchi Punya Modal Kuat di Mandalika
Bezzecchi menunjukkan performa kompetitif sejak awal sesi. Ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 30,132 detik dan menjadi patokan bagi para rivalnya.
Kecepatan tersebut semakin memperkuat posisi Aprilia sebagai salah satu kandidat kuat di Mandalika. Terlebih, Jorge Martin juga mampu menembus tiga besar, membuat pabrikan asal Italia itu memiliki dua pembalap di posisi terdepan.
Meski demikian, hasil latihan pertama belum cukup untuk memastikan siapa yang akan menguasai balapan. Perubahan kondisi lintasan, pemilihan ban, serta penyempurnaan setelan motor masih dapat memengaruhi persaingan pada sesi berikutnya.
Jorge Martin dan Marc Marquez Terlibat Persaingan Krusial
Selain duel antarpabrikan, persaingan perebutan gelar juara dunia juga menjadi sorotan utama.
Martin datang ke MotoGP Indonesia dengan keunggulan hanya dua poin atas Marquez di klasemen sementara. Situasi tersebut membuat setiap hasil balapan berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap persaingan gelar.
Menariknya, Martin harus puas berada di belakang Marquez pada FP1. Ia mencatatkan waktu 1 menit 30,398 detik, tertinggal 0,266 detik dari Bezzecchi.
Walaupun hasil latihan tidak menghasilkan poin kejuaraan, posisi ketiga Martin memperlihatkan bahwa pembalap Aprilia tersebut masih memiliki kecepatan untuk bersaing. Tantangan berikutnya adalah menjaga performa ketika tekanan meningkat pada sesi kualifikasi dan balapan.
Pedro Acosta Jadi Ancaman dari KTM
Di tengah persaingan Aprilia dan Ducati, Pedro Acosta turut menunjukkan potensi bersama KTM.
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu menempati posisi keempat dengan selisih 0,294 detik dari Bezzecchi. Hasil tersebut menempatkannya dalam kelompok pembalap yang memiliki peluang untuk mengganggu persaingan di barisan depan.
Raul Fernandez juga tampil kompetitif dengan menempati posisi kelima. Hasil ini sekaligus memperlihatkan kekuatan Aprilia, yang menempatkan tiga motor di lima besar FP1.
Sementara itu, Fabio Quartararo membawa Yamaha ke posisi kedelapan. Hasil tersebut menjadi modal awal yang cukup menjanjikan bagi pembalap Prancis itu di sirkuit yang pernah memberinya dua podium.
Hasil FP1 MotoGP Mandalika 2026
Berikut daftar 10 pembalap tercepat pada sesi latihan bebas pertama MotoGP Indonesia 2026.
| Posisi | Pembalap | Pabrikan | Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Marco Bezzecchi | Aprilia | — |
| 2 | Marc Marquez | Ducati | +0,237 detik |
| 3 | Jorge Martin | Aprilia | +0,266 detik |
| 4 | Pedro Acosta | KTM | +0,294 detik |
| 5 | Raul Fernandez | Aprilia | +0,402 detik |
| 6 | Franco Morbidelli | Ducati | +0,571 detik |
| 7 | Fabio Di Giannantonio | Ducati | +0,631 detik |
| 8 | Fabio Quartararo | Yamaha | +0,651 detik |
| 9 | Fermin Aldeguer | Ducati | +0,658 detik |
| 10 | Alex Marquez | Ducati | +0,720 detik |
Sumber: The Race dan data hasil FP1 MotoGP Indonesia 2026.
Insiden Juga Warnai Sesi Latihan Mandalika
FP1 tidak hanya menyajikan persaingan waktu, tetapi juga sejumlah insiden di lintasan.
Ai Ogura mengalami kecelakaan di tikungan ke-8. Pembalap Trackhouse tersebut terjatuh dalam kecepatan tinggi, tetapi dilaporkan mampu bangkit dan berjalan setelah insiden.
Diogo Moreira dan Fermin Aldeguer juga mengalami kecelakaan. Moreira terjatuh di tikungan pertama, sedangkan Aldeguer mengalami insiden di area yang sama.
Insiden-insiden tersebut menjadi pengingat bahwa para pembalap harus menjaga konsentrasi ketika mencari batas performa motor di Mandalika.
Kesimpulan: Aprilia Unggul, tetapi Ducati Masih Mengancam
Hasil FP1 MotoGP Mandalika 2026 memperlihatkan bahwa Aprilia memiliki modal kuat melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Namun, Marc Marquez berhasil menyisip di antara keduanya dan menjaga peluang Ducati untuk bersaing.
Dengan selisih waktu yang masih relatif dekat, persaingan belum dapat dipastikan hanya berdasarkan sesi pembuka. Performa pada sesi latihan berikutnya, kualifikasi, dan Sprint akan menjadi bagian penting dalam menentukan peta kekuatan.
Bagi penggemar MotoGP Indonesia, duel Bezzecchi melawan Marquez serta persaingan Martin dalam perebutan gelar menjadi dua hal yang layak dinantikan dari akhir pekan balap di Mandalika.

