
Otoinfo – Musim MotoGP 2025 dibuka dengan Shakedown dan tes resmi di Sepang. Seluruh pabrikan berusaha menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan hasil yang beragam.
Ducati memulai musim dengan percaya diri. Alex Marquez mencatat waktu tercepat dengan GP24, membuktikan bahwa motor ini masih unggul setelah dominasi besar pada 2024. Ducati menghadirkan pembaruan pada fairing, sasis, dan mesin untuk menghadapi pembekuan pengembangan mesin pada 2026. Meski Fabio Di Giannantonio mengalami kecelakaan, Francesco Bagnaia menunjukkan konsistensi sebagai runner-up waktu tes.
Aprilia menghadapi tantangan berat. Hari pertama diwarnai kecelakaan Jorge Martin, Raul Fernandez, dan Ai Ogura. Cedera membuat Martin dan Fernandez tidak dapat melanjutkan tes, meninggalkan Marco Bezzecchi dan Lorenzo Savadori untuk menjalankan pengujian. Bezzecchi lebih banyak fokus menguji komponen baru dibandingkan mengejar waktu tercepat.

KTM membawa pembaruan signifikan, termasuk unit kursi dengan peredam massa untuk mengurangi getaran yang muncul sejak penggunaan ban belakang baru dari Michelin pada 2024. Meski Pedro Acosta mencatat waktu yang kompetitif, masalah getaran masih belum sepenuhnya teratasi.
Yamaha menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah periode suram. Fabio Quartararo mencatat waktu 1:56.724 dan konsisten dalam simulasi balapan. Performa ini menjadi sinyal positif bahwa Yamaha mulai mendekati kategori KTM-Aprilia sebagai pesaing di belakang Ducati.
Honda masih berada dalam posisi sulit meski mencatat kemajuan kecil. Motor mereka kini lebih mudah dikendalikan dalam jarak panjang, tetapi masih bermasalah dengan grip dan kecepatan maksimal. Jika sebelumnya mereka bersaing dengan Yamaha di posisi belakang, kini Honda terlihat makin terisolasi sebagai pabrikan yang paling tertinggal.
Tes Sepang menjadi gambaran awal yang menunjukkan persaingan sengit musim ini, dengan Ducati tetap sebagai pabrikan yang harus dikalahkan.

