Otoinfo – Tes pramusim MotoGP 2025 di Sepang menghadirkan berbagai indikasi menarik tentang peta persaingan musim ini. Walau hasil tes selalu disertai banyak catatan, performa yang ditampilkan Ducati dan beberapa tim lain memberikan gambaran awal mengenai kekuatan masing-masing tim.
Ducati Tetap di Puncak
Alex Marquez dari Gresini Ducati mencatat waktu tercepat dengan lap 1 menit 56,493 detik, hanya terpaut 0,156 detik dari rekor lap Francesco Bagnaia di GP Malaysia sebelumnya. Empat dari lima posisi teratas didominasi Ducati, dengan Bagnaia di posisi kedua, Franco Morbidelli di posisi keempat, dan Marc Marquez di urutan kelima.
Ducati GP24 yang digunakan Marquez dan Morbidelli terus menunjukkan keunggulannya. Motor tersebut menjadi salah satu penentu dominasi Ducati musim lalu dengan 19 kemenangan dari 20 balapan. Tidak mengejutkan jika Marquez langsung memimpin dalam simulasi Sprint Race pada hari terakhir tes.
Hasil Simulasi Sprint Day 3:
- Alex Marquez: 1:57,901 detik (10 lap)
- Marc Marquez: 1:57,929 detik (10 lap)
- Fabio Quartararo: 1:58,031 detik (6 lap)
- Francesco Bagnaia: 1:58,242 detik (10 lap)
Meski begitu, Ducati menghadapi dilema dalam memilih mesin GP25. Pembekuan pengembangan mesin selama dua tahun yang akan dimulai di GP Thailand memaksa Ducati memutuskan apakah akan mempertahankan mesin GP24 yang terbukti ampuh atau mengadopsi mesin GP25 yang masih dalam tahap evaluasi.
Yamaha Mulai Bangkit
Fabio Quartararo dari Yamaha mencatatkan waktu terbaik 1 menit 56,724 detik, hanya terpaut 0,231 detik dari Marquez. Ini menjadi peningkatan signifikan dibandingkan performa Yamaha sebelumnya yang kerap terkendala grip belakang.
Meski ada kekhawatiran bahwa cengkeraman lintasan yang tinggi pada hari terakhir tes dapat menutupi masalah Yamaha, peningkatan waktu lap sebesar 0,868 detik dari lap tercepat mereka di Sepang November lalu menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.
Bagnaia sendiri mengakui bahwa Yamaha telah menunjukkan kemajuan nyata selama tes ini.
“Saya pikir akan ada perubahan dalam siapa yang berada di belakang Ducati musim ini. Yamaha melakukan pekerjaan yang sangat bagus,” ungkap Bagnaia.
Aprilia dan KTM Tertinggal
Aprilia mengalami tantangan besar karena harus mengandalkan Marco Bezzecchi, rookie Ai Ogura, dan Lorenzo Savadori setelah Jorge Martin dan Raul Fernandez cedera. Meski begitu, Bezzecchi mampu mencatat waktu 0,718 detik lebih cepat dari waktu terbaik Aprilia di GP Malaysia musim lalu.
KTM, yang diwakili Pedro Acosta, mencatat waktu terbaik 1 menit 57,175 detik. Sementara itu, Honda yang terus berjuang dengan performanya, mencatat waktu terbaik 1 menit 57,279 detik melalui Joan Mir.
Kesimpulan Awal
Tes Sepang memberikan gambaran bahwa Ducati masih menjadi tim yang harus dikalahkan. Namun, Yamaha menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang bisa mengubah peta persaingan MotoGP musim ini.
Dengan tes lanjutan di Buriram, Thailand, keputusan penting mengenai mesin dan konfigurasi tim akan sangat krusial bagi Ducati dan para rivalnya. Perjalanan menuju musim MotoGP 2025 menjanjikan persaingan yang semakin ketat dan penuh kejutan.
