OTOINFO.ID – Mobil yang akan digunakan untuk perjalanan jauh sebaiknya tidak langsung diajak tancap gas tanpa pemeriksaan. Apalagi jika jarak tempuh mencapai ratusan kilometer dan melewati jalan tol, tanjakan, maupun jalur yang minim bengkel. Pertanyaannya, apakah mobil mau dipakai perjalanan jauh wajib servis ke bengkel, atau sebenarnya cukup melakukan pengecekan sendiri di rumah? Jawabannya tergantung kondisi mobil, jarak perjalanan, serta riwayat perawatan sebelumnya.
- Perlukah Mobil Diservis Sebelum Perjalanan Jauh?
- Bagian Mobil yang Wajib Dicek Sebelum Perjalanan Jauh
- 1. Cek Kondisi Oli Mesin
- 2. Periksa Ban dan Tekanan Angin
- 3. Pastikan Rem Berfungsi Normal
- 4. Cek Air Radiator dan Sistem Pendingin
- 5. Periksa Aki dan Kelistrikan
- Kapan Mobil Wajib Dibawa ke Bengkel?
- Jangan Menunggu Mobil Bermasalah di Tengah Perjalanan
Perlukah Mobil Diservis Sebelum Perjalanan Jauh?
Tidak semua mobil harus menjalani servis lengkap sebelum digunakan bepergian jauh. Jika mobil rutin dirawat dan jadwal servisnya masih cukup lama, pemilik sebenarnya bisa melakukan pemeriksaan dasar secara mandiri. Namun, servis di bengkel menjadi pilihan yang lebih aman jika mobil sudah mendekati jadwal perawatan atau terdapat gejala tertentu.
Cek Jadwal Servis Mobil
Langkah pertama adalah melihat kapan terakhir mobil menjalani servis. Perhatikan pula jarak tempuh setelah servis terakhir. Jika sudah mendekati interval servis, sebaiknya jangan menunda perawatan hanya karena mobil masih terasa normal ketika dikendarai. Servis sebelum perjalanan jauh dapat menjadi kesempatan untuk memastikan kondisi oli, filter, sistem pengereman, kaki-kaki, hingga komponen mesin.
Bagian Mobil yang Wajib Dicek Sebelum Perjalanan Jauh
Jika kondisi mobil masih prima, pemeriksaan sederhana dapat dilakukan sebelum berangkat. Jangan hanya fokus pada mesin karena sejumlah komponen lain juga berpengaruh terhadap keselamatan.
1. Cek Kondisi Oli Mesin
Pastikan volume oli berada pada batas yang sesuai dan tidak terdapat kebocoran di sekitar mesin. Oli yang sudah terlalu lama digunakan juga sebaiknya diganti, terutama jika perjalanan yang akan ditempuh cukup jauh.
2. Periksa Ban dan Tekanan Angin
Ban menjadi salah satu komponen penting ketika mobil digunakan dalam perjalanan jauh. Periksa tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Jangan lupa melihat kondisi tapak ban dan memastikan tidak ada retakan, benjolan, atau keausan yang tidak merata. Ban cadangan juga wajib diperiksa. Percuma kondisi empat ban utama bagus jika ban cadangan ternyata kempis ketika dibutuhkan.
3. Pastikan Rem Berfungsi Normal
Cobalah menginjak pedal rem dan rasakan responsnya. Pedal yang terasa terlalu dalam, bergetar, atau muncul suara aneh perlu mendapat perhatian. Jika kampas rem sudah tipis atau terdapat gejala pengereman tidak normal, lebih baik lakukan pemeriksaan di bengkel sebelum perjalanan.
4. Cek Air Radiator dan Sistem Pendingin
Perjalanan jauh membuat mesin bekerja dalam waktu yang cukup lama. Karena itu, sistem pendingin harus berada dalam kondisi baik. Periksa level coolant ketika mesin dalam kondisi dingin. Lihat pula apakah terdapat kebocoran pada selang atau area sekitar radiator.
5. Periksa Aki dan Kelistrikan
Aki yang mulai lemah dapat menimbulkan masalah ketika mobil digunakan bepergian jauh. Perhatikan tanda seperti starter terasa berat, lampu redup, atau komponen kelistrikan bekerja tidak normal. Jika aki sudah mendekati akhir masa pakainya, pemeriksaan menggunakan alat ukur di bengkel bisa menjadi langkah yang bijak.
Kapan Mobil Wajib Dibawa ke Bengkel?
Pengecekan mandiri memang bisa dilakukan, tetapi ada kondisi tertentu yang tidak sebaiknya diabaikan. Mobil sebaiknya dibawa ke bengkel sebelum perjalanan jauh jika muncul suara mesin tidak normal, getaran berlebihan, rem bermasalah, temperatur mesin meningkat, oli atau coolant berkurang secara tidak wajar, serta indikator peringatan menyala di panel instrumen. Selain itu, mobil yang jarang digunakan dalam waktu lama juga sebaiknya diperiksa lebih menyeluruh sebelum diajak menempuh perjalanan ratusan kilometer.
Jangan Menunggu Mobil Bermasalah di Tengah Perjalanan
Kesalahan yang sering dilakukan pemilik mobil adalah melakukan pemeriksaan setelah muncul masalah. Padahal, perjalanan jauh membuat risiko gangguan menjadi lebih besar karena mobil bekerja dalam waktu lama. Prinsip sederhananya adalah lebih baik mengeluarkan biaya untuk pemeriksaan sebelum berangkat daripada mencari bengkel ketika mobil mengalami masalah di tengah perjalanan. Jika mobil memiliki riwayat servis yang jelas, kondisi mesin normal, tidak ada indikator peringatan, dan seluruh komponen penting sudah diperiksa, perjalanan jauh tentu bisa dilakukan dengan lebih tenang.


