Otoinfo.id– Tim Ducati kembali membuat gebrakan teknis di seri MotoGP Prancis 2025. Marc Marquez menjadi satu-satunya pebalap yang mendapat kepercayaan menjajal mesin versi terbaru dari Ducati yang dikembangkan langsung oleh Direktur Teknis Ducati Corse, Luigi “Gigi” Dall’Igna. Hasilnya pun langsung mengejutkan: Marquez memecahkan rekor kecepatan di sirkuit Le Mans.
Mesin Baru, Langsung Pecahkan Rekor
Dalam sesi latihan bebas (Practice), Marquez menggunakan mesin baru tersebut untuk pertama kalinya. Hebatnya, catatan waktunya berhasil melampaui rekor pole position yang dicetak Jorge Martin tahun lalu dengan keunggulan 0,064 detik.
“Motor ini mirip dengan versi sebelumnya. Sama-sama cepat,” ungkap Marquez saat sesi wawancara dengan media. Ia juga menyebut perubahan pada mesin baru itu tidak signifikan, sehingga tidak memengaruhi kenyamanan atau gaya balapnya.
Ducati sendiri belum memutuskan apakah mesin ini akan digunakan Marquez dalam sesi kualifikasi yang akan digelar Sabtu (10/5). Namun bagi Marquez, performa kedua motor — versi lama dan baru — relatif setara.
Bagnaia Belum Coba, Hanya Bisa Intip Data
Berbeda dengan Marquez, rekan setimnya Francesco Bagnaia belum mendapat kesempatan menjajal mesin baru tersebut. Padahal, Le Mans dikenal sebagai sirkuit yang cocok dengan gaya balap Bagnaia yang agresif di tikungan tajam.
“Saya masih kesulitan di beberapa sektor. Kami sudah menambahkan sesuatu, dan Marc sudah menggunakannya,” kata Bagnaia. Meski tidak menyebut secara eksplisit keinginan untuk mencoba mesin baru itu, ia mengisyaratkan harapan akan adanya peningkatan performa.
Dalam dua sesi awal GP Prancis, Bagnaia hanya mampu finis di posisi keempat dan ketiga. Ia mengaku belum mendapatkan feeling optimal dengan motor GP25, meski basisnya berasal dari paket 2024 yang sudah familiar.
“Kalau feeling saya membaik sedikit saja, saya yakin bisa tampil lebih baik seperti musim lalu,” tuturnya.
Baca Juga: Marc Marquez Pilih Fokus Jelang MotoGP Prancis 2025, Trauma Austin dan Jerez Masih Membekas
Ducati Fokus ke Masa Depan
Gigi Dall’Igna sendiri menegaskan bahwa perubahan pada mesin baru ini bukan langkah radikal, tetapi eksperimen jangka panjang untuk menyempurnakan performa motor Ducati di masa mendatang. Tim teknis Ducati tampak percaya diri bahwa arah pengembangan saat ini akan membawa hasil positif untuk musim selanjutnya.


