Otoinfo- Dalam update terbaru mengenai balap nasional, kabar menarik datang dari pembalap muda berusia 15 tahun asal Yogyakarta, M Diandra. Menurut sumber terpercaya, ia telah melakukan latihan sebanyak 3 kali menggunakan motor Kawasaki Ninja 250 di bawah bimbingan khusus Sudarmono, pelatih di “Mons54 Private”.
Kegiatan latihan ini merupakan bagian dari persiapan mantan pembalap Astra Motor Racing Team Yogyakarta (ART Jogja) untuk mengikuti ajang balap AP250 (Asia Road Racing Championship 2024) bersama tim Motul Sniper Manual Tech yang dipimpin oleh Ibnu Sambodo, yang akrab disapa “Pak De”.
“Diandra telah melakukan 2 kali latihan di Wonosari dan 1 kali di Mandala Krida. Rencananya, minggu ini akan dilakukan latihan di Boyolali, semua ini sebagai persiapan untuk seri 1 ARRC yang akan digelar pada bulan Maret mendatang,” ungkap Agus Kenthuz, Kepala Mekanik Tim Motul Sniper Manual Tech.
Unggahan Instagram dari Mons54 Private menjadi bukti konkret atas aktivitas latihan yang dilakukan. Di Wonosari, Diandra mendapat bimbingan langsung dari Sudarmono, mantan pembalap nasional yang kini menjadi pelatih dan pemilik sekolah balap Mons54 Private, yang telah melahirkan banyak talenta muda berprestasi. Sirkuit “Pasar Sapi” Wonosari Jogja menjadi tempat di mana latihan tersebut dilakukan, dengan Sudarmono memberikan arahan mendalam untuk kemajuan yang lebih baik.

Diandra, yang sebelumnya merupakan pembalap ART Jogja (2023), memutuskan untuk bergabung dengan tim Manual Tech (2024) untuk mengejar proyeksi karir balap internasional.
Pertanyaan krusial yang muncul adalah seberapa berbedanya handling dan power antara Ninja 250 dan ZX25-RR yang akan digunakan oleh tim Motul Sniper Manual Tech, yang konstruksinya menggunakan mesin 4 silinder. Meskipun memiliki karakteristik mesin yang berbeda, set-up motor akan disesuaikan seoptimal mungkin.
“Set-up dan posisi berkendara akan diatur sedemikian rupa agar hampir sama,” tambah Agus Kenthuz yang sedang fokus melakukan riset terkait ZX-25RR untuk menghadapi regulasi baru AP250 yang mengatur pembatasan RPM mesin. Pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini akan diangkat dalam pemberitaan selanjutnya.
Source: Beritabalap.com


