Otoinfo – Honda CR-V memang telah mengukir namanya sebagai legenda SUV monokok di Indonesia. Dengan lima generasi yang telah melintasi tanah air, satu generasi yang paling mencuri perhatian adalah yang memiliki kode sasis RE1 dan RE3, atau yang lebih akrab dikenal sebagai CR-V kura-kura di Indonesia.
Nama “kura-kura” disematkan pada generasi ini karena desain jendela baris ketiganya yang bulat mengerucut ke belakang dan atapnya yang agak cembung, mirip cangkang kura-kura. Julukan ini tidak hanya menggambarkan desain uniknya tetapi juga ketangguhannya yang terus eksis hingga sekarang.
Generasi ketiga Honda CR-V diproduksi dari tahun 2007 hingga 2012, menawarkan dua pilihan mesin: 2.0L dan 2.4L dengan teknologi i-VTEC andalan Honda. Meskipun usianya telah mencapai lebih dari 10 tahun, desain medium SUV ini tetap terlihat stylish bahkan di tahun 2021.
Honda CR-V generasi ketiga tetap menjadi favorit di kalangan penggemar SUV, menawarkan kelebihan yang membuatnya tetap relevan dan diinginkan oleh banyak konsumen. Model ini dianggap lebih istimewa dibandingkan generasi keempatnya, bahkan berhasil mengungguli Nissan X-Trail T31 sebagai pesaing utamanya.
Selama kurang lebih lima tahun di pasaran, CR-V gen 3 mengalami facelift pada tahun 2010, terutama pada bagian fascia depan seperti desain grill dan bumper. Tipe 2.4 juga mendapatkan peningkatan dengan pengaturan jok pengemudi yang elektrik.
Jika Anda berminat untuk membeli CR-V, Anda akan dihadapkan pada dua opsi mesin: 2.0 dan 2.4 liter. Mesin 2.000 cc R20A i-VTEC SOHC menghasilkan tenaga 150 PS pada 6.000 rpm dengan torsi puncaknya 197 Nm di 4.200 rpm. Transmisi untuk tipe ini dapat dipilih antara 6-speed M/T dan 5-speed A/T.
Tenaga yang dihasilkan mesin ini cukup memadai untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota, terutama karena karakteristik mesin SOHC yang memberikan tarikan bawah yang cukup galak, cocok untuk akselerasi awal saat berkendara di perkotaan.
Berdasarkan pengalaman pengguna, konsumsi bahan bakar Honda CR-V generasi 3 2.0 transmisi manual untuk perjalanan via tol dapat mencapai 16 km/liter, menjadikannya pilihan yang efisien untuk petualangan Anda. Kura-kura tidak hanya menawan dari segi desainnya tetapi juga membuktikan daya tahan dan ketangguhan yang tetap relevan hingga saat ini. Otoinfo.


