Otoinfo.id – tahu gak, ternyata busi baru tidak boleh langsung dipasang begitu saja. Kok bisa? Sebab ternyata ukuran gap busi baru tersebut tidak sesuai dengan rekomendasi ukuran standar untuk motor.
“Kadang terlalu rapat atau renggang. Kalau langsung dipasang performa motor tidak enak karena ukuran gap tidak sesuai dengan anjuran pabrik. Lebih baik sebelum busi baru tersebut dipasang, diukur dulu untuk memastikan ukuran gapnya,” ungkap Abdul Majid mekanik Perintis Motor, Surabaya ini.
Pabrikan punya standarisasi celah busi. Untuk motor bebek dan skutik sekitar 0,6-0,7 mm sedangkan motor sport berkisar antara 0,8-0,9 mm.
Selain dari standar pabrikan, sering kali pula produsen pembuat busi mencantumkan angka gap pada kemasan busi. Untuk mengukur gap busi sendiri sangat mudah, yaitu menggunakan fuler.
Sekarang apa yang terjadi jika ukuran gap busi tersebut tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan motor atau pabrik pembuat busi?
Jika gap busi terlalu rapat dalam konteks wajar misalnya lebih rapat 0,1 mm dari standar, contoh jadi 0,5 mm, percikan di ujung elektroda menyempit. Stasioner halus, mesin relatif lebih dingin tapi powernya kecil. Ini disebabkan ukuran api pada gap busi terlalu sempit.
“Terkadang busi dengan gap sempit menimbulkan letupan dari mesin saat stasioner karena bahan bakar tidak terbakar sempurna,” imbuh Majid. Khusus mesin 2-tak gap sempit menimbulkan sedikit gejala mbrebet pada putaran bawah.
Berbeda jika gap busi renggang, misalnya dari asalnya 0,7 mm diubah jadi 0,8 mm. Dengan celah renggang luasan api di ujung elektroda busi lebih luas. Campuran bahan bakar akan habis terbakar, celah renggang power putaran atasnya lebih bagus. Biasanya gap terlalu lebar akan menimbulkan panas yang berlebih pada ujung elektroda busi.
Selain membuat suhu busi panas, gap yang terlalu renggang dari rekomendasi pabrik busi justru tidak dapat memercikkan bunga api. Dalam bahasa kerennya terjadi miss-fire (tidak memercik).
Malah kemungkinan besar juga terjadi pre-ignition (detonasi). Gap busi makin lebar tiap 0,1 mm akan menaikkan suhu ujung elektroda busi sekitar 10-200 C. Dari situlah detonasi terjadi. Jadi sebelum pasang ukur dulu ya. MT4
