Otoinfo.id-Bukan Otoinfo.id kalo tak bisa mengungkap rahasia dan fakta dibalik korekan jawara. Seperti juga pada dua matic garapan Andy ASR dan H. Rio Teguh Pribadi ini. Keduanya sukses menguasai pertarungan Matic 200 TU Knalpot Kawahara pada seri 1 Kawahara IRC IDC akhir pekan kemarin (14-15/3).
Event garapan Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI) itu dihajat di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta. Oleh Andy ASR disebut kalo riset terbaru pakai per klep Polaris,”Yup! Per klep-nya aplikasi dari mobil Polaris Amerika,”ujar Andy ASR.
Baca Juga : Kawahara IRC IDC 2020 Wonosari (Seri 1): Perdana Tanpa Tropi Juara, Mekanik HTJRT Buka Suara!
Adalah Hendra Kecil dengan Matic 200 garapan Andy ASR dipodium juara dan Ayip Rosidi pakai Matic 200 sentuhan H. Rio Teguh Pribadi diposisi kedua. Pada babak final, Hendra Kecil cetak 7,361 detik sedangkan Ayip Rosidi raih 7,421 detik. Oh ya, Hendra Kecil membawa nama tim OP27 Factory Racing, sedangkan Ayip pakai nama tim ASR FDR ROB1. Dugaan portal ini, kedua tim tersebut menunjukan keterlibatan antara Taufik Dwi Jatmiko akrab disapa Taufik Omponk dan H. Rio Teguh Pribadi.

“Data spek mesin masih sama dengan tahun lalu, cuma ada ubahan pada kem-nya. Kebetulan saya di Bandung, juga terima jasa copy kem. Hehe..Makanya, saya senang riset dibagian kem,”ungkap Andy yang kalem itu. Untuk kem-nya sendiri pakai profile Blade,”Bedanya, durasi yang sekarang lebih besar 283 derajat dengan buka tutupnya di 38/65 in ex flat. lift 10,9 LSA 105. Per klep pakai mobil Polaris Amerika yang mampu bikin lift se-ekstrim mungkin,”detailnya.
Patut diingat pula, korekan Andy ASR terbukti hantarakan Hendra Kecil jadi yang terbaik tahun lalu dikelas ini. Kala itu mengibarkan bendera tim Bank BJB GBU RTP6 OP27 Jet Up. Tahun ini meski dengan nama tim yang beda, ancamannya masih terasa. Apakah Hendra Kecil mampu konsisten mendulang poin dan kembali mempertahankan gelar tahun lalu?Akan terjawab dalam ada 4 seri sisa! Wawan
