Otoinfo – Pebalap Ducati, Francesco Bagnaia, mencetak sejarah gemilang di MotoGP 2023 dengan mempertahankan gelar juara dunia setelah memenangi balapan di Valencia.
Kemenangan dramatis di Sirkuit Ricardo Tormo pada Minggu malam tidak hanya memastikan gelar untuk Bagnaia tetapi juga menandai momen perpisahan emosional bagi beberapa pebalap dengan timnya.
Keberhasilan Bagnaia menjadi juara dunia tidak lepas dari insiden di lap 6, di mana saingannya, Jorge Martin, terjatuh setelah kontak dengan Marc Marquez. Ini membuka jalan bagi Bagnaia untuk meraih gelar juara dunia keduanya secara beruntun.
Pertarungan sengit antara Francesco Bagnaia dan Martin sepanjang musim menciptakan momen ketegangan, terutama saat insiden di lap ketiga di mana Martin menyenggol Bagnaia. Meskipun turun ke posisi kedelapan, Bagnaia bangkit dan memastikan kemenangan serta gelar juara dunia.
Pencapaian istimewa Bagnaia tidak hanya terletak pada gelar juara, tetapi juga menjadi pebalap Italia pertama yang meraih gelar juara dunia beruntun sejak Valentino Rossi pada 2008-2009. Bagnaia melanjutkan tradisi kejayaan balap motor Italia.
MotoGP Valencia 2023 juga menjadi panggung perpisahan bagi beberapa pebalap dengan timnya. Marc Marquez mengakhiri 11 tahun kerja sama dengan Honda, meninggalkan warisan prestasi yang luar biasa.
Meskipun gagal menyelesaikan balapan utama, Marquez memberikan kado perpisahan dengan podium ketiga Sprint Race.
Peralihan tim juga menjadi sorotan, dengan Alex Rins yang bergabung dengan Monster Energy Yamaha dan Johann Zarco pindah ke LCR Honda. Adik Valentino Rossi, Luca Marini, sedang dalam spekulasi untuk mengisi kursi Marquez di Repsol Honda.
Klasemen akhir MotoGP 2023 menegaskan dominasi Bagnaia dengan mencetak 467 poin, unggul 39 poin dari Martin yang berada di posisi kedua. Marco Bezzecchi, Brad Binder, dan Johann Zarco juga mencatat posisi cemerlang di lima besar klasemen akhir. Otoinfo.


