
Otoinfo.id – Pada kelas Bebek 4T 155 Std Porting atau biasa disebut FU Porting, pacuan Dimas Bangkit yang berhasil pecahkan waktu 7.699 detik. Yup, joki asal Jepara itu memacu FU Porting milik Jalak Racing. Menariknya ini catatan waktu yang spesial, lantaran tembus di angka 7.6 detik. Dibelakangnya yakni Gerry Percil berada di angka 7.7 detik dan selebihnya 7.8 detik.
Ini catatan spesial yang diraih saat seri final Kawahara IRC IDC 2019 yang digelar di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Gunung Kidul. FU Jalak Racing ini bikinan mekanik Muhammad Jalal Fakhrudin.
Baca Juga : Final Kawahara IRC IDC 2019 Wonosari: Tarung FU Porting, Dimas Bangkit Cetak 7,699 Detik Tak Terlawan!

Mesin yang dibikin olehnya ditopang knalpot ROB1, knalpot berbahan stainless ini mampu kasih power yang bagus. Hal itu juga diakui oleh Dimas Bangkit, yang juga mengatakan kalau trek di Lanud Gading saat itu sedang mendukung. “Kondisi trek saat itu sedang bagus, jadi enak buat ngendaliin motor dan alhamdulillah saya bisa raih podium,” ujarnya.

Baca Juga : Kawahara IRC IDC 2019 (Seri 3): Adit Coco Bersama ROB1 Konsisten Raih Juara di Kelas Bebek 4T 200
Untuk kelas FU Porting bahkan Bebek 200 Karbu, saat ini masih didominasi pemakai knalpot ROB1. Itu menunjukkan bahwa knalpot lokal yang punya kualitas tidak diragukan! Aji

