Otoinfo.id – Banyak pemilik motor bekas mengeluhkan bohlam lampu utama yang sering putus. Memang benar, motor keluaran lama masih menggunakan bohlam pijar konvensional yang harganya murah, mulai Rp 10 ribuan saja. Namun, jika bohlam putus hanya dalam hitungan hari, ada masalah serius pada sistem kelistrikan motor.
Menurut Ryan Fasha, owner K.1 Garage di Bekasi, hal ini bukan sekadar kualitas bohlam, melainkan gangguan dari komponen kelistrikan seperti kiprok atau regulator.
Hubungan Kiprok dengan Bohlam Motor
Kiprok Lemah, Arus Listrik Jadi Tidak Stabil
Kiprok atau regulator berfungsi membatasi arus listrik yang masuk ke bohlam. Saat kiprok melemah, arus listrik bisa berlebihan sehingga bohlam tidak sanggup menahannya. Akibatnya, bohlam putus meski baru diganti.
Tanda Kiprok Sudah Rusak
Bohlam putus langsung saat motor dinyalakan.
Cahaya lampu terlalu terang atau redup tidak stabil.
Motor berusia lebih dari 5 tahun sering alami masalah ini.
Jika sudah demikian, satu-satunya solusi adalah mengganti kiprok baru agar kelistrikan kembali normal.
Baca Juga:Â Royal Enfield Hebohkan Custom War 2025, Luncurkan Motor Kustom Groove FT 450 Karya Front Wheels Motors
Faktor Lain yang Bikin Bohlam Cepat Putus
Selain kiprok, ada penyebab lain yang tidak kalah penting, yaitu korsleting listrik pada kabel motor. Kabel yang sudah aus atau sambungan yang tidak rapi bisa menyebabkan lonjakan arus ke bohlam.
Langkah yang bisa dilakukan antara lain:
Cek kondisi kabel lampu utama.
Pastikan tidak ada bagian kabel yang terkelupas.
Periksa soket bohlam apakah kendor atau meleleh.
Dengan pengecekan sederhana ini, bohlam motor bisa lebih awet dan tidak sering putus.
Baca Juga:Â Cara Mudah Mencegah Bearing Noken As Motor Cepat Rusak, Simak Triknya
Cara Mudah Mengatasi Bohlam Lampu Utama Motor Bekas yang Sering Putus
Berikut beberapa trik yang bisa dilakukan pemilik motor bekas:
1. Ganti Kiprok Bila Sudah Lemah
Kiprok baru akan menjaga arus tetap stabil, sehingga bohlam bisa bertahan lebih lama.
2. Gunakan Bohlam Berkualitas
Meskipun harganya murah, pilih bohlam dengan kualitas baik agar tahan panas dan arus.
3. Periksa Kabel dan Soket
Jangan abaikan jalur kelistrikan motor. Kabel yang korslet atau soket longgar bisa memperpendek usia bohlam.
Bohlam lampu utama motor bekas yang sering putus bukan masalah sepele. Penyebab utamanya biasanya kiprok yang sudah lemah atau adanya korsleting pada sistem kelistrikan. Solusinya sederhana: ganti kiprok bila rusak, gunakan bohlam berkualitas, serta cek kondisi kabel secara berkala.
Dengan perawatan yang benar, Anda tidak perlu bolak-balik ganti bohlam dan bisa berkendara lebih aman di malam hari.


