OTOINFO.ID – Jakarta Fair 2026 menjadi panggung bagi sejumlah pabrikan untuk memperkenalkan motor dengan karakter yang berbeda. Bukan hanya mengandalkan desain baru, deretan produk yang hadir juga menyasar kebutuhan pengendara yang beragam, mulai dari aktivitas harian di perkotaan hingga hobi berpetualang dan tampil sporty.
Empat model yang menarik perhatian datang dari Kawasaki, Keeway, dan Yamaha. Masing-masing menawarkan pendekatan berbeda, sehingga calon konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan gaya berkendara.
Kawasaki membawa skutik 125 cc dan motor trail, Keeway memperkenalkan cruiser 250 cc bermesin dua silinder, sedangkan Yamaha menghadirkan edisi khusus MX King 150 dengan livery balap.
Lantas, apa saja keunggulan dari keempat motor tersebut?
1. Kawasaki Brusky 125, Skutik Praktis untuk Aktivitas Harian
Kawasaki selama ini dikenal melalui lini motor sport, trail, dan moge. Namun, kehadiran Kawasaki Modenas Brusky 125 memperlihatkan upaya memperluas pilihan di segmen skutik untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Motor ini menggunakan mesin satu silinder 124,8 cc, 4-tak SOHC, berpendingin udara dengan sistem injeksi elektronik. Tenaganya mencapai 9,3 dk pada 7.500 rpm, dengan torsi maksimum 10 Nm pada 6.000 rpm.
Penyaluran tenaga menggunakan transmisi otomatis CVT, sehingga pengoperasiannya lebih praktis untuk menghadapi lalu lintas perkotaan.
Dari sisi fitur, Brusky 125 dilengkapi lampu LED, panel instrumen kombinasi analog-digital, port USB, lampu hazard, serta starter elektrik dan kick starter.
Kapasitas bagasi di bawah jok mencapai 14 liter, sedangkan tangki bahan bakarnya berkapasitas 5,1 liter. Dengan bobot 108 kg dan tinggi jok 760 mm, spesifikasi tersebut menjadi pertimbangan bagi konsumen yang mencari skutik untuk menunjang kegiatan harian.
2. Kawasaki KLX150 XPL, Pilihan untuk Penggemar Petualangan
Berbeda dari Brusky 125, Kawasaki KLX150 XPL menyasar pengendara yang menyukai jalur menantang dan aktivitas off-road.
Motor ini mengandalkan mesin satu silinder 144 cc, 4-tak SOHC, berpendingin udara dengan sistem injeksi. Tenaganya mencapai 11,5 dk pada 8.000 rpm, sementara torsi puncaknya sebesar 11,3 Nm pada 6.500 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.
Karakter petualangnya diperkuat suspensi depan upside down berdiameter 35 mm dan suspensi belakang Uni Trak dengan pengaturan preload. KLX150 XPL juga menggunakan roda jari-jari berukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang, dibalut ban dual purpose.
Fitur lainnya mencakup lampu LED, panel instrumen digital, hand guard, skid plate, serta rem cakram pada kedua roda.
Kombinasi tersebut membuat KLX150 XPL menarik bagi pengendara yang menginginkan motor dengan karakter berbeda dari kendaraan komuter biasa.
3. Keeway Road Falcon 250, Cruiser dengan Mesin Dua Silinder
Segmen motor bergaya klasik turut mendapat pilihan baru melalui Keeway Road Falcon 250. Model ini mengusung desain cruiser dengan tampilan dominan hitam yang memberikan kesan gagah dan elegan.
Daya tarik utamanya terletak pada mesin 248 cc parallel-twin, 4-tak, empat katup, SOHC, dengan sistem pendingin cairan.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 18,4 kW pada 8.000 rpm dan torsi puncak 23,4 Nm pada 6.500 rpm.
Konfigurasi dua silinder menjadi salah satu aspek yang membedakannya dari motor bermesin satu silinder di kelas kapasitas serupa.
Bagi pengendara yang menyukai tampilan klasik dan ingin memiliki motor untuk menikmati perjalanan santai, Road Falcon menawarkan alternatif yang layak diperhatikan.
Meski demikian, calon konsumen tetap perlu mempertimbangkan harga, ketersediaan layanan purnajual, jaringan bengkel, serta kemudahan memperoleh suku cadang sebelum menentukan pilihan.
4. Yamaha MX King 150 Prima Pramac, Edisi Terbatas untuk Penggemar Balap
Yamaha menghadirkan pendekatan berbeda melalui MX King 150 Prima Pramac Livery. Motor bebek sport ini mengadopsi identitas visual tim Prima Pramac Yamaha MotoGP, sehingga tampil lebih kental dengan nuansa balap.
Keistimewaannya bukan terletak pada peningkatan performa mesin, melainkan penggunaan grafis khusus dan jumlah produksi yang dibatasi hanya 2.000 unit.
Untuk sektor dapur pacu, spesifikasinya tetap mengandalkan mesin satu silinder 150 cc, empat katup, berpendingin cairan dan sistem injeksi.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 11,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi maksimum 13,8 Nm pada 7.000 rpm. Tenaganya disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.
Dengan karakter bebek sport dan identitas visual motorsport, MX King 150 Prima Pramac menyasar konsumen yang menginginkan motor untuk aktivitas harian sekaligus memiliki tampilan berbeda dari versi reguler.
Bagi kolektor maupun penggemar Yamaha, jumlah produksi terbatas bisa menjadi daya tarik tersendiri. Namun, nilai eksklusivitas tersebut tidak otomatis menjamin kenaikan harga jual kembali.
Empat Motor, Empat Kebutuhan Berbeda
Kehadiran empat motor tersebut menunjukkan bahwa pilihan kendaraan roda dua semakin beragam. Konsumen tidak hanya dihadapkan pada perbedaan kapasitas mesin, tetapi juga fungsi, karakter berkendara, desain, dan kelengkapan fitur.
Kawasaki Brusky 125 lebih berorientasi pada mobilitas harian. KLX150 XPL menawarkan karakter petualang, sementara Keeway Road Falcon 250 mengedepankan gaya cruiser dengan mesin dua silinder. Di sisi lain, Yamaha MX King 150 Prima Pramac menawarkan identitas balap melalui edisi khusus.
Sebelum membeli, konsumen sebaiknya menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan penggunaan, anggaran, biaya perawatan, serta ketersediaan layanan purnajual.

