Otoinfo.id – Race 1 kelas UB150 ARRC 2026 di Chang International Circuit benar-benar bikin penonton nggak bisa duduk tenang. Balapan berlangsung super ketat dari awal sampai tikungan terakhir. Dan di tengah chaos strategi serta overtake tanpa henti, satu nama sukses mencuri spotlight, Fadli Rigani dari tim Yamaha LFN HP969.

Tampil cukup kalem di awal lomba, Fadli justru menyimpan “senjata rahasia” untuk momen paling krusial. Strateginya clean, smooth, tapi mematikan. Di kelas UB150 yang terkenal dengan slipstream battle dan rombongan rapat ala “no room for mistakes”, keputusan sepersekian detik bisa langsung mengubah hasil akhir.

Sejak lampu start padam, persaingan langsung panas. Dimas Juliatmoko dan Wahyu Aji Trilaksana sempat merangsek ke barisan depan. Tapi khas UB150, posisi pimpinan lomba terus berubah dalam hitungan tikungan. Memasuki lap ketiga, strategi tiap tim mulai kelihatan. Aditya Fauzy dari JPNW Team sempat memimpin, namun langsung dibalas rider Malaysia, Nazrul Izzat.
Semakin masuk pertengahan lomba, pace para pembalap makin brutal. Catatan waktu terus menurun dan belum ada satu rider pun yang benar-benar break away dari rombongan. Layout sirkuit Chang yang lebar bikin semua rider bebas pilih racing line dan memainkan strategy mode masing-masing.
Masuk dua lap terakhir, tensi makin gila. Rider LFN HP969 Syirat Sauqi terlihat memimpin rombongan, bersama Silmy Helsinsky dari One For All Racing. Tapi ancaman besar datang dari pasukan Ziear Racing Team lewat Alfi Husni dan Gupita Kresna yang terus mengintai.
Drama mulai terjadi di lap terakhir saat rider UMA Racing, Muhamad Adib Arsyad, keluar lintasan dan tidak bisa kembalinke rombongan depan, situasi mulai chaotic. Banyak yang mengira Ziear Racing bakal mencuri kemenangan, tapi ternyata muncul kejutan dari seorang pembalap yang masuk ke dalam membelah baris terdepan dari sisi luar tikungan terakhir.
Adalah pembalap dengan nomor 117, Fadli Rigani, datang seperti silent assassin. Dengan manuver overtake dari luar tiba – tiba inside dari celah antar pembalap, ini dia strategi yang sangat brilliant, ia sukses merebut posisi terdepan tepat sebelum garis finis. Absolute masterclass!
Fadli akhirnya finis pertama, diikuti Wahyu Aji Trilaksana dari HJS Young Star Kawahara RCTH Sixty di posisi kedua, sementara Alfi Husni melengkapi podium ketiga.

Yang bikin makin bangga, posisi 1 sampai 6 full dikuasai rider Indonesia. Posisi empat dan lima ditempati Rendi Odding dan Gupita Kresna, sementara Dimas Juli Atmoko menutup posisi enam besar.

Dominasi ini jadi bukti kalau rider Indonesia sangat kuat di grid Asia UB150. Di Tanah Thailand, Merah Putih berkibar tinggi dan Indonesia Raya menggema. Bravo!
