Otoinfo.id – Kehadiran aplikasi navigasi seperti Google Maps dan Waze kini menjadi sahabat setia para bikers dalam menjelajah rute baru. Dengan smartphone yang selalu dalam genggaman, perjalanan terasa lebih mudah dan efisien. Namun di balik manfaatnya, penggunaan aplikasi navigasi saat berkendara ternyata bisa memicu hilangnya konsentrasi, yang berpotensi menimbulkan bahaya di jalan raya.
- Risiko Hilang Konsentrasi Saat Gunakan Aplikasi Navigasi
- Tips Aman Gunakan Aplikasi Navigasi Bagi Bikers
- 1. Berhenti di Tempat Aman
- 2. Pasang Smartphone Holder di Motor
- 3. Jaga Kecepatan Saat Berkendara
- 4. Perhatikan Jarak Aman dan Posisi Motor
- 5. Jangan Ragu Bertanya ke Warga Sekitar
- Fokus Utama: Selamat Sampai Tujuan
Menanggapi hal ini, Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta, Muhammad Ali Iqbal, membagikan tips #Cari_Aman ala Honda Istimewa agar bikers tetap selamat saat menggunakan aplikasi navigasi.
Risiko Hilang Konsentrasi Saat Gunakan Aplikasi Navigasi
Bagi sebagian bikers, membuka aplikasi navigasi sambil mengendarai motor sering dianggap sepele. Padahal, kebiasaan ini sangat berbahaya karena membuat fokus terbagi antara melihat jalan dan layar ponsel. Akibatnya, potensi kecelakaan lalu lintas semakin besar, apalagi di jalanan kota yang padat.
Agar perjalanan tetap aman, berikut tips menggunakan aplikasi navigasi yang bisa diterapkan setiap pengendara motor.
Baca Juga: Superchallenge Super Prix Tasikmalaya 2025: F1ZR Dua-Tak Solebah Jadi Jawara
Tips Aman Gunakan Aplikasi Navigasi Bagi Bikers
1. Berhenti di Tempat Aman
Saat ingin mengecek rute, jangan melakukannya sambil berkendara. Pastikan menepi terlebih dahulu di lokasi yang aman sebelum membuka aplikasi navigasi. Hindari penggunaan ponsel dengan satu tangan karena bisa mengganggu keseimbangan motor.
2. Pasang Smartphone Holder di Motor
Menggunakan smartphone holder sangat disarankan agar layar navigasi tetap terlihat tanpa harus memegang ponsel. Posisi idealnya adalah di setang motor sejajar dengan speedometer, sehingga mata tetap fokus ke jalan.
3. Jaga Kecepatan Saat Berkendara
Kecepatan di dalam kota sebaiknya tidak melebihi 60 km/jam. Namun, jika menggunakan aplikasi navigasi, batas aman justru berada di bawah 40 km/jam. Hal ini membantu bikers lebih waspada terhadap kondisi jalan yang belum dikenal.
4. Perhatikan Jarak Aman dan Posisi Motor
Menjaga jarak minimal 30 meter dengan kendaraan di depan sangat penting saat melaju dengan kecepatan 40 km/jam. Selain itu, hindari posisi sejajar dengan kendaraan lain. Geser sedikit ke kiri agar punya ruang lebih luas untuk mengantisipasi kondisi darurat.
5. Jangan Ragu Bertanya ke Warga Sekitar
Meski aplikasi navigasi sudah cukup canggih, tetap saja ada kekurangan. Misalnya, aplikasi bisa saja mengarahkan ke jalan tercepat tanpa mempertimbangkan kondisi medan. Jika ragu dengan rute yang ditunjukkan, lebih baik bertanya langsung pada warga sekitar.
Fokus Utama: Selamat Sampai Tujuan
Menurut Muhammad Ali Iqbal, aplikasi navigasi memang sangat membantu perjalanan, terutama saat touring atau menjelajahi daerah baru. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Aldy Musfiq: Dari Rasa Takut hingga Juara, Kisah Inspiratif di Superprix Seri 3
“Aplikasi navigasi memang sangat membantu kita saat touring atau bepergian jauh. Namun demikian, setiap penggunanya harus tetap fokus saat berkendara. Karena tujuan utama kita adalah selamat sampai tujuan,” pungkasnya.
Dengan menerapkan tips di atas, bikers tetap bisa menikmati perjalanan dengan bantuan aplikasi navigasi tanpa harus mengorbankan keselamatan di jalan.

